Akibat Di Amputasi Sesaat Oleh APH, TOPPPP Cs Kambuh Lagi Dan Masif

POLISI NEWS | SORONG. Baru tanggal 1 Maret 2025 Aparat Penegak Hukum Papua Barat Daya berkomitmen memberantas Judi togel, Ehhh tanggal 2 Maret 2025 praktik lagi…… bagaikan penyakit kronis yang sulit sembuhkan.(4/03/2025).

Sementara itu, Ketua Generasi Muda Moi Papua Barat Daya, Paulus Syufan menyatakan, bahwa maraknya bisnis miras dan togel di Kota Sorong mencerminkan krisis moralitas yang harus segera ditangani.

“Kami, Suku Besar Moi, telah lama menjaga toleransi di Sorong. Namun, kami menyayangkan adanya pembiaran dari aparat terhadap masalah ini, terutama saat Ramadan,” ujarnya

Ia juga meminta Kapolda Papua Barat Daya untuk memberikan jaminan bahwa tindakan tegas akan diambil guna memberantas togel dan miras.

“Jika aparat tidak bertindak, kami akan konsolidasi dan mengambil langkah sendiri di lapangan untuk memberantas masalah ini,” tegasnya

Lapak toto gelap (togel) kini tak hanya tersembunyi di gang sempit atau pasar tradisional, tetapi juga beroperasi terang-terangan di pinggir jalan raya, bahkan memanfaatkan malam hari untuk menjajakan kupon.

Pada Sabtu (1/03/2025), Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo SIK M.A.P, turun langsung memimpin razia di Jalan Victory Kilometer 10, depan Homestay, Kota Sorong.

Warga pun resah karena lapak baru bermunculan tak lama setelah razia dilakukan.

Kondisi ini memicu kecaman dari berbagai kalangan. “James”, salah satu tokoh Agama dan masyarakat Sorong, menilai penegakan hukum masih lemah. “Aparat tidak boleh kalah dengan Bandar Togel yang merusak generasi bangsa. Tanpa tindakan tegas, praktik ini akan terus merajalela,” tegasnya.

Rina, ibu rumah tangga, juga mengeluhkan dampak langsung pada keluarganya. “Suami saya menghabiskan uang belanja untuk togel meski sudah dilarang. Lapak ada di mana-mana, bahkan anak kecil mulai penasaran,” tuturnya pilu.

Plt Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sorong, Pdt. Dedy Jaflaun S.Th., turut angkat bicara.

Ia menyesalkan kembalinya praktik ini di tengah ibadah puasa umat Muslim. “Judi bukan mata pencaharian yang layak, melainkan sumber kehancuran. Aparat harus segera bertindak,” ujarnya.

Kekhawatiran serupa diungkapkan warga anonim yang menduga adanya pelindung di balik bisnis haram ini. “Kalau togel tetap berjalan meski sering dirazia, pasti ada yang membekingi. Ini harus diusut tuntas,” katanya.

Di tingkat nasional, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas segala bentuk perjudian. “Tidak boleh ada aparat yang melindungi praktik ilegal. Perjudian harus diberantas karena menghancurkan masyarakat,” ujarnya dalam pertemuan dengan jajaran terkait.

Pernyataan ini menjadi harapan bagi warga Sorong yang menanti tindakan lebih serius dari Polisi dan Pemerintah Daerah.

Meski demikian, tantangan masih besar. Penegakan hukum yang inkonsisten berisiko merusak kepercayaan publik, sementara bandar terus beroperasi tanpa gentar.”kata James.

Masyarakat kini menanti apakah sinergi antara aparat dan dukungan warga mampu memutus mata rantai togel yang telah mengakar.

“Kami berharap aparat tidak tebang pilih dalam menindak dua bisnis haram ini, terutama di bulan Ramadan,” tegasnya.

Jurnalis | arpp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *