Kisah Hantu Kojek Heboh di Kelurahan Sei Bilah di Tahun 80’an 

PANGKALAN BRANDAN .Kisah Seekor kucing hitam melintas dari depan tempat saya nongkong. Melihat kucing hitam seperti ini, saya teringat cerita mistis sekitar tahun 80 an, tentang mitos hantu kojek yang berwujud seekor kucing yang berwarna hitam.

Konon katanya Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada masa itu, boleh dikatakan sangat mencekam “heboh” ketakutan dan pada masa itu anak -anak dan para wanita tidur bersama sanksi takutnya dengan isu hantu kojek (kucing hitam berubah jadi manusia).

Saat itu para orang tua sering menakuti kami yang masih kanak-kanak, akan datang nya hantu kojek bila sering terlambat tidur karena keasikan bermain pada malam hari. Hantu kojek ini kata mereka suka berada di daerah yang gelap dan paling suka mengganggu anak kecil.

Pada malam itu di tahun 80 an semua masyarakat Pangkalan Brandan Gang meriam jalan Pelabuhan ,Gang Amal, jln Boboran, Jalan Sei Bilah bahkan kota Brandan pada masa itu ramai- ramai masyarakat dengan mempersenjatai diri seperti parang ,tombak , dan anti hantu kojek ronda kampung mencari keberadaan hantu kojek.

Konon katanya Tiap tiap rumah warga Sei Bilah pada masa itu pasti ada memakai daun pandan berduri agar hantu kojek menghindar.

“Biden (75) warga sei bilah saksi mata tentang heboh hantu kojek era itu sei bilah pangkalan Brandan tahun 80 an .hal yang sama Mukmin (65) ia pun ikut mencari keberadaan hantu kojek bahkan kucing hitam jadi target pencarian warga Sei Bilah ,” ceritanya

Sejarah nya, hantu kojek ini berasal dari pengunungan seulawah banda aceh dan suka sekali mengusili para penumpang kendaraan yang melintas di sana.

Ada juga yang cerita kalau hantu kojek suka sekali menculik anak-anak dan menghisap darahnya.

Benar tidaknya cerita tersebut, kami para anak-anak pada saat itu sangat takut dan percaya kalau kucing hitam itu adalah hantu kojek.

Akibat dari berkembang nya cerita hantu kojek yang bisa berubah wujud menjadi seekor kucing hitam saat itu, keberadaan kucing hitam pada masa tersebut sering diburu dan ada juga yang dibunuh oleh masyarakat yang yakin kalau hantu kojek itu benar-benar ada.

Konon katanya ada cerita korban Salah tangkap salah seorang warga asal aceh pada masa itu yang bekerja jadi Nelayan (kirain hantu kojek) ternyata orang pacaran di semak -semak bahkan warga tersebut di gelar kojek hingga saat ini di Sei Bilah.

Cerita hantu kojek di era 80 an di Sei Bilah Pangkalan Brandan hingga sampai saat ini masih belum terungkap siapa sosoknya manusia jadi jadian kucing hitam tersebut , konon katanya itu cuma orang ingin menuntut ilmu hilang dan bila lulus ilmu itu akan mencapai keinginannya.

Jurnalis | Muslim Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *