POLISI NEWS | KARAWANG. Dalam mendukung belajar tatap muka secara terbatas SMK Negeri 6, Karang pawitanmenyediakan alat pengukur suhu tubuh, Hand Sanitizer dan sarana cuci tangan di depan ruang sekolah.
Salah seoarang guru SMK Negeri 6 Imam mengatakan, “Sarana untuk proses belajar tatap muka terbatas harus ada alat pengukur suhu tubuh , hand sanitizer dan sarana cuci tangan juga dalam ruangan untuk belajar di kasih jarak50 %, “ujarnya kepada media Polisi News, Rabu (23/3/2022).
Pengecekan suhu tubuh siswa dilakukan setiap hari, untuk memastikan para siswa tidak terpapar virus corona. Apabila siswa positif pihak sekolah sudah menyediakan sarana ruang isolasi. Kalau dianggap urgent maka siswa yang terpapar akan di rawat di Puskesmas terdekat, atau panggil orang tua nya.
Selain pengecekan suhu tubuh sebelum masuk sekolah siswa harus menunjukkan bukti vaksin yang sudah di vaksin dua kali. Apabila ada bukri kartu vaksin maka siswa dapat diperbolehkan masuk kelas.
Dan bagi siswa yang sakit bisa belajar di rumah dan juga belajar ada dua kali belajar di rumah secara online.
“Kendala besarnya tidak ada alhamdulilah cuma untuk persiapan ke universitas jalur UPTN ada juga jalur rapot (atau nilai) untuk peminat ke universitas anak -anak punya nilai tinggi dari tahun sebelumnya ada 80% ikut melanjutkan ke Universitas atau ke swasta, “ujar Imam lagi.











