POLISI NEWS | LAMONGAN. Kementerian Agama Kabupaten Lamongan ikut berperan aktif di dalam berjuang menghadapi pandemi Covid-19 agar penyebarannya bisa diminimalisir. Hal itu agar terwujud secara maksimal maka Kementerian Agama bekerja sama dengan DMI, duta kampanye prokes dan vaksinasi, membagikan sembako, vitamin dan masker kepada warga yang lagi Isoman.
Kepala Kantor Kemenag Lamongan, H. Markus dalam keterangannya mengatakan, ” Giat ini merupakan tindak lanjut dari edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur untuk turut memberikan bantuan dan sumbangsih dampak Covid-19.”
Kegiatan ini, lanjut H. Markus, sudah direncanakan sedemikian rupa, mengingat situasi dan kondisi penyebaran wabah Covid-19. Maka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan menindak lanjuti imbauan dan perintah dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.
“Perintahnya jelas, kita diharapkan untuk turut memberikan sumbangsih dan bantuan atau donasi kepada mereka yang terdampak terutama masyarakat kecil, seperti Pedagang kaki lima dan fakir miskin, serta membagikan masker kepada pengendara di jalan. giat ini memberikan contoh kepada yang lain semoga bisa di contoh oleh satuan kerja, dan Kantor Urusan Agama (KUA),” jelas pejabat asli Gresik itu.
Pihaknya juga berharap semoga semua keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Lamongan selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan oleh Allah SWT serta diberikan rezeki yang melimpah, sehingga bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk mereka yang berhak menerimanya.
Sementara itu Sekretaris Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Lamongan, Abdul Jamil menjelaskan, direncanakan 500 paket yang terdiri dari beras dan Vitamin yang akan diterimakan pada warga dampak Covid 19.
DMI sendiri juga telah melakukan vaksinasi sebanyak 14.130 dosis, dan akan melakukan dukungan vaksinasi dosis 2. Terkait beberapa kekurangan pada ruang isolir, seperti beberapa alat kesehatan, tenaga kesehatan, dan obat-obatan.
Tak hanya itu, lanjutnya, adanya ICL (Isman Center Lamongan), sesuai arahan pemerintah pusat pasien isolasi mandiri akan mulai kami arahkan ke tempat isolasi terpusat yang sudah dipersiapkan, sampai ke desa-desa,” imbuh Sekretaris DMI Lamongan Abdul Jamil.
Teguran tidak memakai masker selalu di laksanakan.Hingga di pasar-pasar yang ada telah didirikan gerai-gerai masker. Masker dari pemerintah bagi seluruh masyarakat dan ketika tiba di pasar wajib menggunakan masker yang diberikan secara gratis.
Berdasar data peta zonasi dari Dinas Kesehatan Lamongan, dalam 7 hari terakhir (19-25 Juli 2021) Kabupaten Lamongan mulai berangsur-angsur membaik, yakni 8 kecamatan mulai berada pada zona dengan risiko rendah, 13 kecamatan risiko sedang, dan 6 kecamatan dengan resiko tinggi.
Uapaya mempercepat penurunan covid-19 di Lamongan juga dilakuka bersinergi atau bekerjasama dengan dinas terkait dan disediakan layanan konsultasi kesehatan secara online.
Sedangkan untuk cakupan vaksinasi, total pelaksanaan vaksinasi di Lamongan juga sudah mencapai 203.332 dengan rincian 142.417 vaksin tahap 1, dan 60.915 vaksin tahap 2.
Sementara untum ketersediaan BOR di Lamongan terus dimaksimalkan. Saat ini sudah ada 551 dengan rincian 216 bed terpakai dan sisa 335 bed. Soal ketersediaan tabung oksigen sebanyak 482, dengan rincian 220 tabung kosong, terpakai 117 dan sisa 145 tabung.
Jurnalis | Aan | Anwar






























