POLISI NEWS.com | SUMENEP. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan dinas ke Desa Berakas, Kecamatan Raas, untuk membahas strategi pengelolaan sampah bernilai ekonomi.
Kunjungan ini bertujuan memantau kebersihan lingkungan sekaligus mengidentifikasi potensi daur ulang agar sampah dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.
Dalam peninjauan langsung ke wilayah pesisir, tim gabungan yang didampingi TNI, Polri, Camat Raas, serta Kepala Desa Berakas H. Samsul, menekankan penerapan prinsip ekonomi sirkular. Fokus utama diskusi adalah mengubah sampah dari sekadar limbah menjadi produk bernilai tambah melalui pengolahan lebih lanjut.
Dengan pendampingan teknis dari DLH Jatim dan Sumenep, Desa Berakas diharapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah mandiri yang ramah lingkungan dan memberdayakan ekonomi lokal di kepulauan Raas.
Kepala Desa Berakas, H. Samsul, juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mendukung penanaman mangrove di kawasan pesisir pantai.
Langkah ini dinilai strategis mengingat Desa Berakas merupakan destinasi wisata dengan keindahan alam pulau yang potensial, sehingga perlu dijaga kelestariannya secara berkelanjutan.
• Makkinullah











