Presiden Ingin Pastikan Kebutuhan Oksigen Medis Nasional Terpenuhi

- Jurnalis

Jumat, 16 Juli 2021 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | JAKARTA. Kenaikan kasus Covid-19 yang masih terus terjadi telah menyebabkan lonjakan kebutuhan oksigen nasional, terutama untuk pengobatan pasien Covid-19, baik yang berada di rumah sakit maupun di tempat-tempat isolasi. Untuk itu, pemerintah terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen tersebut.

Demikian disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam keterangannya selepas meninjau PT Aneka Gas Industri di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Jumat, 16 Juli 2021.

“Pemerintah terus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen secara nasional dan kita telah bekerja sama dengan industri-industri di dalam negeri untuk mengamankan pasokan dan distribusi oksigen medis yang dibutuhkan masyarakat sehingga kebutuhan oksigen secara nasional bisa terpenuhi,” ujar Presiden yang tampak didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PT Aneka Gas Industri, anak usaha dari PT Samator, yang telah bekerja maksimal memenuhi kebutuhan oksigen medis dengan terus menambah kapasitas produksinya sehingga sangat membantu suplai oksigen nasional.

Dalam peninjauan di lokasi, Presiden melihat tangki produksi hingga ruang kontrol pabrik. Pabrik di Pulo Gadung sendiri merupakan salah satu dari tiga pabrik PT Aneka Gas Industri yang berada di wilayah Jawa bagian barat yang memproduksi oksigen, nitrogen, dan argon.

Pabrik di Pulo Gadung memiliki kapasitas produksi 110 ton per hari, sementara pabrik yang berada di Cikande memiliki kapasitas produksi 250 ton per hari, dan pabrik di Cibitung memiliki kapasitas produksi 100 ton per hari. Sehingga total kapasitas produksi mencapai 460 ton per hari untuk Jawa bagian barat. Adapun kapasitas produksi seluruh Indonesia mencapai kurang lebih 1.000 ton per hari.

Baca Juga:  Warga Pasar Terandam Tanyakan Izin Rubiyah Desa Kinali Mandikan Jenazah Tanpa Koordinasi

Presiden Direktur PT Aneka Gas Industri, Rachmat Harsono, mengatakan bahwa pihaknya langsung beraksi begitu melihat kekurangan oksigen di tengah pandemi Covid-19. Dengan dibantu Kementerian Perindustrian, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Kementerian Kesehatan, pihaknya mengonversi hampir 90 persen produk oksigen yang biasanya digunakan untuk industri, menjadi oksigen untuk medis.

“Kami tentunya melihat masyarakat kekurangan oksigen kami tersentuh. Oleh karena itu, kami terus menerus memastikan bahwa oksigen medis maupun tabung gas medis itu harus available di manapun,” ujar Rachmat Harsono.

Sementara itu, Direktur Umum dan Legal PT Aneka Gas Industri, Agus Purnomo, menambahkan bahwa jika seluruh produsen oksigen di Tanah Air memaksimalkan usahanya mengonversi oksigen untuk kebutuhan medis, maka kebutuhan akan oksigen yang sedang meningkat masih bisa dipenuhi. Di Indonesia sendiri ada empat produsen oksigen lainnya selain PT Aneka Gas Industri.

“Kalau kita all out semua konversi untuk medical, menurut hemat saya masih cukup. Dengan catatan semua berusaha untuk memaksimalkan produksi karena ASP (air separation plant) itu tidak bisa dilipatgandakan produksinya, tapi bisa diubah model operasinya. Artinya, dimaksimalkan produksi oksigen. Kalau menurut Pak Menteri Kesehatan kira-kira kebutuhan pada saat peak itu adalah 2.200 ton per hari, itu masih mencukupi,” jelasnya.

Jurnalis | Mulyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.polisinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Hantam Leuwidamar, Sawah Bungin dan Kali Cisimeut Kering
DLH Jatim dan Sumenep Tinjau Desa Berakas Raas, Fokus Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi
Bupati Tapteng dan Taput Tinjau Jalan Penghubung, Dukung Sinergi dengan Pemprov Sumut
Wabup Tapteng Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut di Medan
Kuwu Desa Cikalahang Dukupuntang Ikut Bagikan Bansos Beras Dan Minyak Goreng ke Warga Penerima Manfaatq
Baharudin Menang Telak PAW Kedongdong Kidul dengan 25 Suara
Sambut 1 Muharam 1448 H, Paguyuban Cisimeut Besatu Lebak Gelar Peringatan
Pembangunan Jalan Simpang Tiga Cisimeut–Warunglame Diharapkan Tingkatkan Mobilitas dan Perekonomian Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:03 WIB

Kemarau Hantam Leuwidamar, Sawah Bungin dan Kali Cisimeut Kering

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:31 WIB

DLH Jatim dan Sumenep Tinjau Desa Berakas Raas, Fokus Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bupati Tapteng dan Taput Tinjau Jalan Penghubung, Dukung Sinergi dengan Pemprov Sumut

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:38 WIB

Wabup Tapteng Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut di Medan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:51 WIB

Kuwu Desa Cikalahang Dukupuntang Ikut Bagikan Bansos Beras Dan Minyak Goreng ke Warga Penerima Manfaatq

Berita Terbaru