POLISI NEWS | KEROBOKAN. Bagian dari pembinaan kepribadian terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kali ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan melaksanakan Kajian Fiqih.
Kegiatan yang diikuti oleh WBP beragama Islam ini, bekerja sama dengan Yayasan Silaturrahim Denpasar.
Kajian fiqih diberikan agar WBP tidak hanya mempelajari bagaimana cara beribadah secara tepat saja, tetapi juga segala hal tentang aspek-aspek kehidupan manusia, hingga persoalan hukum aturan dalam kehidupan sehari-hari manusia terutama dalam syariat Islam.
Kepala Lapas Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan kajian fiqih ini merupakan keseriusan komitmen Lapas Kerobokan dalam membentuk pribadi WBP menjadi lebih baik.
“Sesuai dengan Resolusi Kemenkumham Tahun 2024, kami akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada seluruh warga binaan. Kami harapkan melalui pribadi yang beriman dan berakhlak, warga binaan benar-benar siap untuk berintegrasi kembali ke masyarakat dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan,” harap Kalapas.
Jurnalis | Agung RPP, SE. CHt






























