POLISI NEWS | KAB. SUKABUMI. Menjelang diselenggarakannya ivent perdana “Gelar Budaya Champion, panitia membuka pendaftaran peserta yang betempat di aula Padepokan Tajimalella pusaka yang beralamat di KP. Jelebud Rt 02/02 Desa jampang tengah kecamatan Jampang tengah Kabupaten Sukabumi, Jumat,(27/10/23).
Setelah proses pendaftaran selesai,perwakilan dari masing masing perguruan yang hadir mendapat arahan mengenai persyaratan dan aturan yang harus dipatuhi oleh setiap Peserta dalam kejuaraan tersebut, dan disampaikan langsung oleh ketua panitia bapak Yanto Mulyanto.
Kusmana,S.Pd.M.Si selaku panitia mengatakan kejuaraan itu akan di ikuti oleh perguruan perguruan Silat yang ada di Kabupaten Sukabumi dengan 3 kategori: Tunggal, Remaja dan Dewasa,dari mulai anak usia dini, remaja putra dan putri,dewasa putra dan putri.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Acara tersebut direncanakan akan di gelar pada hari Minggu,tanggal 29 Oktober 2023 di Wana Wisata Situ Dewa-Dewi, desa Tanjungsari kecamatan jampangtengah, Kabupaten Sukabumi dan akan di mulai dari jam 08.00 WIB sampai dengan selesai.”ujar Kusmana.
“Alhamdulillah,peserta yang mendaftar sudah terhitung banyak meskipun ivent ini baru pertama kali di gelar,mengingat kehadiran ASTS di Kabupaten Sukabumi belum begitu lama dan baru berjalan sekitar satu tahun yang lalu yakni di tahun 2022,tetapi Alhamdulillah kita sudah mencoba untuk mensosialisasikan ASTA ini dan kebetulan dapat bekerja sama dengan LMDH Perhutani Kabupaten Sukabumi. “sambungnya.
“Harapan kami diadakannya event ini yang pertama adalah, akan terpeliharanya nilai- nilai budaya tradisi Silat yang sekarang ini sudah terkontaminasi oleh gerakan – gerakan dari luar sehingga kita berupaya mengembalikan keaslian dari gerakan silat itu sendiri, karena ASTA merupakan Asosiasi Seni Tarung tradisi yang mengutamakan dan menggali budaya tradisi asli dari daerah,sekaligus peninggalan leluhur kita,”lanjutnya.
“Kedepannya kita bisa mencetak sebuah prestasi yang baik,dan mengangkat budaya kearifan lokal yang bernilai tinggi serta menciptakan lingkungan tradisi dan ikut melestarikan budaya Pencak Silat ini,”pungkasnya
Jurnslis | Ahmad Sofian















