POLISI NEWS.com | TAPTENG. Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar sosialisasi dan pembekalan administrasi bagi 160 calon pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Aula Dinkes Tapteng, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini merupakan implementasi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memberdayakan kembali Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang sebelumnya dirumahkan.
Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menegaskan bahwa rekrutmen ini memprioritaskan eks-TKS yang telah memiliki pengalaman di fasilitas pelayanan kesehatan. “Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk mengembalikan tenaga kesehatan berpengalaman serta memperkuat SDM yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Pembekalan mencakup tata kelola BLUD, budaya kerja, etika pelayanan, serta penggunaan aplikasi Satu Sehat sebagai bagian dari transformasi digital sektor kesehatan.
Selain peningkatan SDM, Pemkab Tapteng juga berkolaborasi dengan Pemprov Sumut mengembangkan Puskesmas Sorkam dan Barus menjadi Puskesmas Plus Spesialistik pada tahun 2026. Saat ini, Tapteng memiliki 25 puskesmas (6 rawat inap dan 19 rawat jalan) yang terus didorong meningkatkan standar pelayanan.
Peserta yang lulus akan diangkat sebagai pegawai BLUD dengan sistem penggajian bersumber dari masing-masing unit BLUD sesuai ketentuan berlaku.
Sekretaris Daerah Binsar TH Sitanggang membuka kegiatan ini secara resmi. Ia menekankan pentingnya integritas dan komitmen peserta dalam mengemban amanah pelayanan publik. Melalui program ini, Pemkab Tapteng berharap melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga humanis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Jurnalis | Makkinullah




















