Krisis Tenaga Pengajar Di SMPN 8 Karawang Barat Kian Nyata. Rotasi, Mutasi, hingga promosi Menjadi Pemicu Utama 

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISINEWS.COM | KARAWANG. Krisis tenaga pengajar di SMPN 8 Karawang Barat kian nyata. Rotasi, mutasi, hingga promosi jabatan kepala sekolah dalam waktu berdekatan disebut menjadi pemicu utama berkurangnya jumlah guru di sekolah tersebut.

Kepala SMPN 8 Karawang Barat, H. Mamay Abdullah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, sedikitnya dua guru di sekolahnya baru saja dilantik menjadi kepala sekolah, yakni guru mata pelajaran IPA dan Matematika. Selain itu, sejumlah guru lainnya juga berpindah tugas ke sekolah lain.

“Dua guru Bahasa Indonesia sudah keluar, kemudian guru PJOK dan PPKN juga direncanakan akan menyusul. Kondisi ini membuat kami berpotensi mengalami krisis tenaga pengajar,” ujar Mamay, Jumat (24/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan internal, sekolah saat ini membutuhkan sekitar enam guru untuk menutup kekosongan, terutama pada mata pelajaran IPS, Bahasa Indonesia, IPA, dan PJOK.

Bahkan, jika perpindahan guru PPKN terealisasi, jumlah kekurangan diperkirakan semakin bertambah.

Menurutnya, kondisi ini dapat berdampak pada kegiatan belajar mengajar jika tidak segera ditangani.

Pihak sekolah, lanjut Mamay, berencana melaporkan situasi tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang guna mendapatkan solusi atas kekurangan tenaga pengajar.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, baik melalui penambahan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) maupun kebijakan sementara untuk memenuhi kebutuhan guru.

“Harapannya kekurangan ini bisa segera diatasi agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan optimal,” pungkasnya.

Jurnalis | Asman Saepudin

Baca Juga:  Kampus Malahayati Memanas, Surat Dikti Picu Keresahan dan Rencana Aksi Massa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

SMPN 2 Cibadak Sukses Gelar MPLS, Fokus Adaptasi dan Karakter Siswa Baru
SMAN 5 Karawang Resmi Buka MPLS bagi 381 Siswa Baru
Hari Ke-4 MPLS SMK KAL-1: 251 Murid Baru Digembleng Disiplin & Smart Leadership oleh STTAL
2.775 Murid Baru Masuk Satuan Pendidikan Yayasan Hang Tuah Surabaya
Kapolsek Jatiwangi Bekali Siswa Baru MAN 3 Majalengka Soal Disiplin & Bahaya Narkoba di MPLS
Investasi SDM Unggul, SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Gelar IHT Berbasis Inovasi dan Transformasi Digital
Perpisahan Berbudaya, Siswa SDN Karang Tengah 02 Pentaskan Degung Sunda Tanpa Saweran
Ukir Nama di Piala Presiden 2026, Guru SMA Hang Tuah Lampung Juara Karate Indonesia Open
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

SMPN 2 Cibadak Sukses Gelar MPLS, Fokus Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

SMAN 5 Karawang Resmi Buka MPLS bagi 381 Siswa Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:16 WIB

Hari Ke-4 MPLS SMK KAL-1: 251 Murid Baru Digembleng Disiplin & Smart Leadership oleh STTAL

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:22 WIB

2.775 Murid Baru Masuk Satuan Pendidikan Yayasan Hang Tuah Surabaya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Kapolsek Jatiwangi Bekali Siswa Baru MAN 3 Majalengka Soal Disiplin & Bahaya Narkoba di MPLS

Berita Terbaru