POLISI NEWS | LANGKAT. Cuaca buruk dan gelombang tinggi landa perairan Selat Melaka membuat ratusan bahkan ribuan Nelayan Kabupaten Langkat, lebih memilih menambatkan perahunya, ketimbang berangkat melaut, dikarenakan cuaca dalam bulan November terbilang buruk dan gelombang tinggi disertai hujan angin. Hasil pantauan awak media Polisi News Mingggu (26/11/2023) terlihat Nelayan Pangkalan Brandan lebih memilih menambatkan perahunya di Pelataran ketimbang meluat.
“Udin Bayam warga Sei Bilah Kecmatan Sei Lepan Kabupaten Langkat mengatakan, saat ini kami tidak bisa pergi melaut dikarenakan ombak dan angin kencang, kami lebih memilih tidak melaut untuk menghindar agar tidak terjadi karam,”jelasnya.
Ketika ditanya harga ikan menurutnya harga ikan dipasar sejak bulan lalu sudah jauh merangkak naik, bisa mencapai 40 ribu,seperti ikan cuking ikan dencis dan ikan tongkol, padahal sebelumnya cuma 30 -25 ribu rupiah per kgnya,”pungkasnya.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Memang tiap tahunnya nelayan sudah terbiasa menghadapi cuaca buruk dan untuk economi agak menjerit akibat cuaca buruk tersebut, bayangkan kalau tidak melaut mereka mau makan apa? Sementara tanggungan mereka banyak, untuk jalan anak ke sekolah, kebutuhan belanja setiap harinya, sedang penghasilan mereka pas pasan saja.
Saat ini masyarakat Nelayan lebih memilih untuk mengutang di warung warung terdekat agar bisa memenuhi kebutuhan keluarga dan bila angin dan gelombang tinggi sudah mereda dalam beberapa hari kedepan, maka suaminya akan melunasi semua utang tersebut.
Jurnalis | Muslim Yusuf









