Ratusan Warga Gelar Aksi Demo Menuntut BPN Banyuwangi Pecat Oknum Jadi Mafia Tanah

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | BANYUWANGI. Ratusan warga masyarakat Banyuwangi menggeruduk kantor Badan Pertanahan Nasional di jalan Basuki Rahmat, pada Jum’at (5/11/2021), mereka menuntut karena adanya dugaan di lingkup BPN ada segelintir oknum yang menjadi mafia tanah.

Sunandiantoro S.H, selaku koordinator lapangan aksi demo dalam orasinya menuntut BPN Banyuwangi bertanggung jawab terhadap terbitnya sertifikat Hak Milik Nomor 07808 atas nama Tumini/Supriyadi yang sebelumnya telah diajukan surat permohonan pemblokiran dan obyek masih dalam sengketa di Pengadilan.

“Tuntutan kami, 1. BPN Banyuwangi segera mengeluarkan surat keterangan permohonan maaf dan melakukan pemblokiran secara internal terhadap Sertifikat Hak Milik Nomor 07808 atas nama Tumini/Supriyadi, ke 2. Menuntut Kepala Kantor BPN Banyuwangi mendisiplinkan anggotanya, sehingga tercipta pelayanan yang ramah, profesional dan responsif terhadap permasalahan masyarakat berkaitan dengan pertanahan, ke 3. menuntut kepada Kepala BPN Banyuwangi memberikan sanksi pemberhentian kepada oknum pegawai BPN Banyuwangi yang terbukti menghambat kinerja BPN Banyuwangi dalam mengurus pertanahan masyarakat Banyuwangi, ke 4. Menuntut Kepala BPN Banyuwangi segera membersihkan BPN Banyuwangi dari praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, ke 5. Menuntut Kepala BPN Banyuwangi memberikan sanksi tegas berupa pemberhentian sebagai pegawai BPN Banyuwangi apabila pegawai tersebut terbukti melakukan pungutan liar pada saat memberikan pelayanan dan atau pada saat survei lapangan maupun pada saat pengukuran, ke 6. Menuntut Kepala BPN Banyuwangi untuk segera mempercepat penyelesaian pengurusan sertifikat masyarakat yang sampai sekarang belum selesai dan yang terakhir Menuntut Kepala BPN Banyuwangi beserta jajarannya untuk tidak melakukan persekongkolan jahat dengan para mafia tanah,” pungkas Sunan dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurnalis | Adi

Baca Juga:  63 Atlit Aceh Timur Siap Bertanding pada Ajang POPDA ke-16 di Aceh Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia
Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029
Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir
Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon
Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih
FRIC Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Polri dan Pengawal Keadilan
Praktisi Hukum Kecam Aksi Koboi Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya
Wujudkan Solidaritas, PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor Galang Bantuan Korban Gempa NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 06:57 WIB

IAWP 2026 Kembali Digelar di Indonesia, Nasky Sebut Reputasi Polri Makin Diakui Dunia

Minggu, 20 September 2026 - 19:40 WIB

Pengurus Persatuan Wartawan Teluk Aru Diresmikan, Rahmanto Pimpin PRATU Periode 2026–2029

Minggu, 20 September 2026 - 11:08 WIB

Peringati Maulid Nabi, Desa Kurungan Nyawa Gelar Gema Syiar Rabiul Akhir

Kamis, 17 September 2026 - 18:32 WIB

Gelar Pilkades Digital 2026–2034, Pemdes Segaran Gandeng DPMD dan Tiga Baka Calon

Minggu, 13 September 2026 - 11:36 WIB

Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Merampas Hak Warga atas Udara Bersih

Berita Terbaru

Kabar Polres

Polres Langkat Musnahkan Barang Bukti Sabu, Ekstasi, dan Ganj

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:59 WIB