POLISI NEWS.com | SURABAYA. Sebanyak 2.775 peserta didik baru resmi bergabung di lingkungan 36 Satuan Pendidikan (Satdik) Yayasan Hang Tuah Daerah Surabaya untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Penyebaran sekolah ini mencakup wilayah Surabaya dan Sidoarjo, mulai dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.
Pada hari ini, seluruh peserta didik baru melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak di masing-masing satuan pendidikan. Selasa (13/7/2026).
Ketua Pengurus Daerah Surabaya Yayasan Hang Tuah, Ny. Sandya Ali Triswanto, melalui Kepala Bidang Lembaga Pendidikan (Kabidlemdik) Dra. Ramayanti, menyampaikan rincian perolehan peserta didik baru – TK: 381 siswa – SD: 408 siswa – SMP: 612 siswa – SMA: 948 siswa – SMK: 426 siswa
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara komposisi 36 Satdik tersebut terdiri atas – 15 TK – 9 SD – 5 SMP – 4 SMA – 3 SMK
Dibandingkan Tahun Pelajaran 2025/2026 yang mencatat 2.719 siswa baru, tahun ini terjadi peningkatan sebesar 2,06 persen.
Ny. Sandya Ali Triswanto menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Kondisi ini patut dijadikan bahan evaluasi, perlu dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan di tahun mendatang,” ujarnya.
Peningkatan minat masyarakat ini didorong sejumlah faktor, antara lain lokasi sekolah yang strategis, fasilitas yang terus diperbaiki, serta rekam jejak prestasi siswa yang gemilang di berbagai ajang akademis maupun nonakademis. Hal ini menjadi keunggulan tersendiri di tengah persaingan ketat lembaga pendidikan negeri dan swasta di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan sekitarnya.
Salah satu pelaksanaan MPLS yang berjalan lancar tercatat di SMK KAL-1 Surabaya. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Munawar, S.Pd., M.Pd., dan dihadiri seluruh siswa kelas X, XI, dan XII pada Senin (13/7). Rangkaian kegiatan meliputi peninjauan barisan, penyematan tanda peserta, serta perkenalan tim manajemen sekolah, wakil kepala sekolah, kepala program keahlian, dan wali kelas X.
Tahun ini, SMK KAL-1 menerima 250 siswa baru yang tersebar di lima kompetensi keahlian: Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Audio Video (TAV), dan Teknik Logistik (T.LOG).
Pihak sekolah berharap MPLS tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan mampu menjadi langkah awal pembentukan karakter siswa yang berlandaskan pendidikan edukatif, inklusif, dan ramah anak.
• Ahmad Darowi














