POLISI NEWS | LEBAK. Pelepasan dan kenaikan kelas di Pendidikan Anak Usia Dini Tahun Pelajaran 2024-2025, Paud Mutiara Insani yang berlokasi di Kampung Sinar Jaya Desa Girijagabaya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak Banten, diselenggarakan dengan menggelar kegiatan pentas beragam seni. Senin (16/06/2025).
Acara dihadiri oleh Kepala sekolah PAUD, Para Dewan Guru ,Para Tokoh Masyarakat Desa Girijagabaya dan orang tua murid.
Acara diselenggarakan seperti kenaikan kelas pada umumnya, dengan prosesi wisuda, pemberian piagam penghargaan dan piala bagi Siswa/i berprestasi. Namun selain itu ada yang lebih berkesan, karena dalam acara tersebut juga digelar pentas seni yang terlihat sangat meriah.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu pentas seni yang ditampilkan selain kemeriahan melalui penampilan seni dari peserta didik di Paud. Acara berlangsung dengan riang gembira.
Dalam kesempatannya, Nuri selaku Kepala Sekolah PAUD Mutiara Insani Mengungkapkan, bahwa acara tersebut mengusung tema “ Belajar sejak dini, sukses di masa depan”.
“Untuk anak usia dini merupakan usia yang tepat dalam menentukan bibit berprestasi dari bidang apapun, terlebih dengan tema yang kita usung kali ini. Sebagai wadah dari pendidikan paling bawah, kita harus ciptakan karakter anak sesuai bakat dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian peserta didik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, “Dalam upaya melestarikan seni dan budaya, dirinya juga sengaja mengangkat pentas seni sebagai tema. Kita juga perlu perkenalkan seni dan budaya terhadap generasi penerus, siapa tahu bakat mereka akan muncul melalui penyelenggaraan seperti ini,” ungkapnya.
Nuri berharap agar ke depannya pihak pemerintah dapat lebih memperhatikan lagi sehingga PAUD Mutiara Insani menjadi lebih maju dan berkembang agar dapat di perhatikan juga dari segi pasilitas dan lain-lainnya.
“Selain itu diharapkan juga kepada seluruh elemen masyarakat dan seluruh pejabat pemerintah yang ada di wilayah Kecamatan Muncang agar dapat mendukung bersama-sama dalam kemajuan Paud Mutiara Insani, “pungkasnya.
Jurnalis| sarudin









