POLISI NEWS | LEBAK. Pembangunan sekaligus rehab SDN 2 Pasirureh menelan anggaran Rp 852.924.000 dan tanah milik Bengkok atau aset Desa jadi sorotan warga Kampung Hareno, Lebak Banten.
Tokoh kampung dan pemuda Kampung Herno beramai-ramai mendatangi kantor sekolah meminta pihak Desa dan sekolah transparan soal berdiri Gedung laboratorium (LAB).
Menurut pemuda kampung Hareno, “Kami akan mengirim surat audensi ke Pemda Lebak untuk dihadirkan semua pihak baik pemerintah Desa maupun Dinas Pendidikan, BPN dan Bapenda Lebak agar status tanah tersebut jelas hak kepemilikan, ujarnya. Sabtu 12 Mei 2024 .
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara Kepala Sekolah SDN 2 Sulian mengatakan, “Bahwa pihak sekolah tidak merasa menyerobot tanah aset Desa, untuk membangun gedung laboratorium
Tanah tersebut berdasarkan sertifikat dari Pemda Lebak. Saya sendiri selaku Kepala Sekolah sudah memberitahukan ke pemerintah Desa Pasirureh pada saat Musrebang di kantor Desa yang disaksikan oleh Sekdes BPD dan perangkat desa lain nya kemudian, “ujarnya.
Di tempat terpisah awak media mengkonfirmasi Kepala Desa Pasirureh Muhemin mengaku kaget adanya pembangunan gedung baru LAB dan bahkan adanya rehab sekolah.
Kata Muhemin, Saya belum tau dan belum mengetahui adanya rehab sekolah dan pembangunan gedung baru LAB di Desa. Jujur saja baru tahu dari rekan media. Ini perlu di selidiki soal kepemilikan status tanah tersebut apakah lahan masuk milik sekolah apakah masuk tanah ini milik Aset Desa Pasirurih, “kata saat ditelpon awak media.
Jurnalis | Dani Saeputra















