Sekolah UPTD UPF SDN Sanggaberu Selulusan, Di duga Anggaran Dana BOS Banyak Fiktif 

- Jurnalis

Rabu, 4 Oktober 2023 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | ACEH SINGKIL. Di duga banyaknya  koruptor kepala sekolah di Aceh Singkil belum terungkap yang menghabiskan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Khususnya di sekolah UPTD UPF SD Negeri Sanggaberu selulusan. Dana anggaran BOS tahun 2021 di duga fiktif.

Terlihat dari aplikasi umum pendidikan secara online, Kepala sekolah UPTD UPF SDN Sanggaberu selulusan, bernama Erlinda Sari  dengan jumlah siswa 224 orang itu, di duga tidak ada laporan pertanggungjawaban ke pemerintah pusat secara online.

Pasalnya, penarikan Dana BOS Tahap 2, tahun 2021 sebesar Rp 97.536.000 tidak ada laporan direalisasikan kegiatan tersebut. Begitu juga tahap 3, tahun 2021 penarikan Dana BOS sebesar Rp 74.880.000 tidak ada juga laporan secara online, yang di realisasikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bila dijumlahkan Dana bos tahun 2021 dalam penarikan tahap 2 dengan jumlah Rp 97.536.000 dan tahap 3 dengan jumlah Rp 74.880.000 = Rp 172.416.000 yang di duga fiktif.

Selain itu, informasi yang dihimpun melalui orang dalam UPTD UPF SDN Selulusan Sanggaberu, yang tidak mau di sebut namanya mengatakan, selain kepala sekolah ia juga rangkap jabatan menjadi bendahara.

“Ya benar benar bendahara atas nama M.Chairi Solin hanya formalitas, selama ini yang membayar gaji kami melalui kepala sekolah,”ungkapnya pada Jum’at (29/9/23).

Bukan hanya itu, anggaran tahun 2022 sampai 2023 banyak Dana BOS tersebut belum direalisasikan, menurut data yang dilihat dari Aplikasi Dinas pendidikan secara online.

Sementara Kepala sekolah UPTD UPF SDN Selulusan Sanggaberu Erlinda Sari  menyebutkan laporan pertanggungjawaban ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.

“Kalau mau lihat LPJ kami silahkan cek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil semua di situ,”ujar Erlinda Sari.

Baca Juga:  Kolonialisme Kepemerintahan Sebelumya Hantarkan Tapteng Ke Urutan

Dengan Terbitnya berita tersebut belum ada Lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melaporkan kepada aparat penegak hukum.***

Jurnalis | Baharuddin Brutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

NGOPI PRESISI: GPPN Apresiasi Legacy Jenderal Listyo Sigit dan Dorong Keberlanjutan Transformasi Polri
Kapolri Lantik Irjen Pol. M. Awal Chairuddin Jadi Kapolda Sulsel Gantikan Djuhandhani Rahardjo
Polri Mutasi 88 Perwira, Jabatan PJU Mabes hingga 19 Kapolda Berganti
Kenang Jasa Pahlawan, Wadan Kodaeral XI Hadiri Ziarah Nasional dalam Rangka HUT TNI ke-81 di TMP Trikora Merauke
Kapolri Suyudi, Ubah Stigma Polri No Viral No Justice 
Dana Desa Berkurang, Kades Mekarmulya Minta Warga Maklumi Skala Prioritas Pembangunan
Pastikan Pembangunan Berjalan Aman, Polsek Pangkalan Susu Monitor Jembatan Merah Putih
Memasuki Masa Transisi, Pemdes Karyamulya Karawang Gelar Musrenbangdes 2027
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:44 WIB

NGOPI PRESISI: GPPN Apresiasi Legacy Jenderal Listyo Sigit dan Dorong Keberlanjutan Transformasi Polri

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Kapolri Lantik Irjen Pol. M. Awal Chairuddin Jadi Kapolda Sulsel Gantikan Djuhandhani Rahardjo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Polri Mutasi 88 Perwira, Jabatan PJU Mabes hingga 19 Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Wadan Kodaeral XI Hadiri Ziarah Nasional dalam Rangka HUT TNI ke-81 di TMP Trikora Merauke

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Kapolri Suyudi, Ubah Stigma Polri No Viral No Justice 

Berita Terbaru