Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana sejak dini, SMK KAL 2 Surabaya menggelar sosialisasi dan pelatihan penanganan kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya pada Selasa (06/10).
Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan SMK KAL 2 Surabaya ini diikuti oleh warga sekolah, pejabat pemerintah setempat, serta perwakilan siswa dari SMK Barunawati, SMK KAL-1, SMK Farmasi Sekesal Hang Tuah, SMA Hang Tuah 1, dan SMA Hang Tuah 4 Surabaya.
Acara dibuka secara resmi oleh pendamping sekolah, Muhammad Haries Eko Santosa, S.Kom., dilanjutkan dengan sambutan Kepala Satuan Pendidikan (Kasatdik) SMK KAL 2 Surabaya, Sri Retno Pudjiwahyuni, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Sri Retno menekankan pentingnya pembekalan keterampilan dasar mitigasi bencana bagi para siswa dan tenaga pendidik.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bencana kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Melalui pelatihan ini, kami berharap warga sekolah tidak hanya memahami teori pencegahan, tetapi juga memiliki keberanian dan keterampilan praktis dalam mengambil tindakan darurat untuk meminimalkan risiko,” ujar Sri Retno.
Acara diawali dengan penyampaian materi teoretis mengenai potensi pemicu kebakaran, langkah pencegahan di lingkungan sekolah maupun rumah, serta prosedur evakuasi yang benar oleh narasumber DPKP Kota Surabaya.
Memasuki sesi praktik, peserta dipandu oleh lima personel tim DPKP Kota Surabaya yang dipimpin Staf Pencegahan DPKP, Soebiyanto, S.M. Para peserta diajak mencoba langsung beberapa teknik pemadaman, antara lain:
- Pemadaman Tradisional: Menggunakan karung goni basah untuk menjinakkan api pada wadah terbuka.
- Pemadaman Modern: Menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan teknik Pull, Aim, Squeeze, Sweep (PASS).
- Pemadaman Armada: Praktik menyemprotkan air menggunakan selang tekanan tinggi dari mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Surabaya.
Kehadiran Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal, S.STP., M.Si., menjadi wujud dukungan pemerintah tingkat kecamatan terhadap penguatan kesiapsiagaan bencana di sektor pendidikan. Melalui pelibatan lintas sekolah dan instansi ini, budaya keselamatan diharapkan dapat terbangun secara luas di kalangan pelajar Surabaya. Rangkaian kegiatan ditutup dengan evaluasi dan sesi foto bersama.
• Ahmad Darowi










