POLISI NEWS| SURABAYA. Menyongsong perubahan dan evaluasi semester, SMK KAL-1 Surabaya yang berada di lingkungan Kodiklatal Morokrembangan menggelar Workshop In House Training (IHT) bagi seluruh tenaga pendidik, Sabtu (01/08/26).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Pelayanan Lantai II SMK KAL-1 itu didesain khusus oleh Kepala Satuan Pendidikan (Kasatdik) SMK KAL-1, Munawar, S.Pd., M.Pd.
Munawar menegaskan, IHT ini menjadi momentum perbaikan total SMK KAL-1. Ia menyoroti masih banyaknya persoalan yang muncul di tengah semester akibat tidak siapnya guru di minggu pertama pembelajaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berhentilah jadi guru jika tidak mau ada perubahan dan tidak siap menghadapi perubahan,” tegas Munawar di hadapan peserta.
Workshop kali ini menghadirkan narasumber tunggal, Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Surabaya, Dra. Anastasia Moertodjo, M.T.
Fokus utama IHT adalah Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding-Kecerdasan Artifisial (KA). Para guru ditargetkan mampu memahami konsep, karakteristik, hingga mendesain pembelajaran mendalam, mengintegrasikan AI dan koding ke dalam mata pelajaran, menyusun perangkat ajar, asesmen autentik, hingga rencana implementasi di kelas.
Enam karakteristik PM juga dibedah tuntas: memuliakan, berkesadaran, bermakna, menggembirakan, reflektif, dan otonomi belajar.
Menurut Anastasia, IHT ini memperkuat orientasi PM pada kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi yang berpusat pada peserta didik. Guru juga dituntut adaptif terhadap teknologi.
“Guru harus siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan terus meningkatkan kompetensi agar pembelajarannya relevan dengan kebutuhan abad 21,” ujarnya.
Melalui IHT ini, SMK KAL-1 menargetkan lahirnya lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era kecerdasan artifisial.
Di sesi akhir, peserta dibagi empat kelompok untuk berdiskusi dan mempresentasikan hasilnya. Hasil diskusi tersebut kemudian disempurnakan bersama narasumber dan Kasatdik sebagai acuan kerja guru ke depan.
Tampak hadir jajaran Wakasatdik, Kepala Kompetensi Keahlian (Ka.Komli), Kepala Bengkel (Kabeng), wali kelas, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
• Ahmad Darowi














