POLISI NEWS.com | SUMENEP. Di balik kondisi fisik bangunan yang masih layak, SDN Puteran 2 menyimpan krisis infrastruktur. Sekolah tersebut tidak memiliki pagar pengaman, kantor rusak, dan perpustakaan kosong sama sekali.
Fakta itu diungkapkan Toli guru SDN Puteran 2, Sekolah dengan 60 siswa dan 9 tenaga pendidik termasuk kepala sekolah dan penjaga itu kini dalam kondisi memprihatinkan.
Kerusakan pada ruang kantor memaksa pihak sekolah mengalihfungsikan satu ruang kelas menjadi ruang administrasi. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar menjadi tidak maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekhawatiran terbesar adalah keselamatan siswa. Tanpa pagar pembatas, sekolah yang berbatasan langsung dengan jalan raya itu sangat rawan.
“Posisi sekolah mepet jalan raya. Kalau tidak ada pagar, keselamatan anak-anak saat jam pelajaran sangat mengkhawatirkan,” ujar Tolali kepada Media Polisinews.
Selain pagar dan kantor, halaman sekolah yang masih berupa tanah dan ditumbuhi rumput lebat juga perlu dipaving untuk menunjang aktivitas siswa.
Tolali menegaskan, tiga kebutuhan itu menjadi prioritas mendesak. “Secara fisik gedung masih bagus dan aman. Tapi kami sama sekali tidak punya perpustakaan. Semoga ini mendapat perhatian,” pungkasnya.
• Makinullah














