Banyaknya Ikan Toman Mati Terkena Dampak Aktivitas PETI di Sungai Batang, Kepolisian RI Diminta Bertindak

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

POLISI NEWS | KALBAR. Media memperoleh informasi dari warga kecamatan Suhaid bahwa pada hari ini, Minggu, telah terjadi banyak ikan Toman yang di keramba “mati” karena keruhnya air Sungai Batang disebabkan banyaknya aktivitas mesin jek PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Sungai Batang, kecamatan Suhaid, kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Peristiwa banyak ikan mati tersebut terdokumentasi dengan video sebagai bukti nyata.

Pihak Kepolisian RI, Mabes Polri, Polda Kalbar, Polres Kapuas Hulu, Polsek Suhaid, diminta segera untuk menindaklanjuti adanya kegiatan PETI yang sudah nyata membunuh ikan milik warga masyarakat yang berdomisili di Sungai Batang Suhaid.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tolong kami Pak Polisi, sudah jelas mereka pelaku PETI itu melanggar hukum, mengapa terus dibiarkan, hari ini ikan kami mati, apakah nanti kami yang akan mati karena usaha kami sebagai nelayan tradisional tidak bisa lagi karena keruhnya air Sungai Batang,” harap warga kec. Suhaid yang tetap akan dirahasiakan oleh media karena permintaannya.

“Kami sudah menolak kegiatan PETI secara tertulis, apalagi yang harus kami lakukan, apakah kami harus angkat senjata, kalau kami angkat senjata apakah kami tidak melanggar hukum?, apakah gunanya ada APH (Aparat Penegak Hukum) di negara ini? ” ujar warga Kec. Suhaid dengan tegas.

“Sekali lagi tolong kami Pak Polisi, jika sampai ada korban jiwa karena adanya pembiaran aktivitas PETI di Sungai Batang jangan salahkan kami, akan kami bantai semua mereka PETI itu,” kata warga kec. Suhaid.

Media melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Kapuas Hulu, Kapolres Kapuas Hulu Hendrawan Keliat melalui WA mengatakan akan menindaklanjuti. (Minggu,21/7/2024).

“Oke pak Terimakasih infonya, segera kami tindaklanjuti,” kata Hendrawan Keliat selaku Kapolres Kapuas Hulu.

Baca Juga:   Maraknya Penjual Miras di Jalan Pantura Arjawinangun dan Susukan Kabupaten Cirebon, Aparat Kepolisian Tampak Diam 

Jurnalis | Tim Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pangkoarmada RI Kunjungi PLBN Muara Tami, Gelar Bhakti Sosial & Kesehatan di Perbatasan Papua
Tingkatkan Akuntabilitas, Irjenal Tinjau Fasilitas dan Hasil Audit Kodaeral XI
TNI AL Sorong Kirim Kapal Perang Angkut Bantuan Korban Gempa NTT
Perkuat Wawasan Kebangsaan, 74 Paskibraka Pamekasan Kunjungi Akademi Angkatan Laut
Pastikan Banjarbaru Aman dari Karhutla, Dankodaeral XIII Cek Kesiapan Personel dan Sarpras
Tembus Daerah Terisolir, Helikopter Puspenerbal Salurkan Logistik Gempa NTT
Penyegaran Organisasi TNI AL, Laksda Joko Andriyanto Rotasi Jabatan Strategis Kodaeral XI
Taklimat Awal Audit Itjenal 2026 di Kodaeral XIV Sorong Resmi Dibuka
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:39 WIB

Tingkatkan Akuntabilitas, Irjenal Tinjau Fasilitas dan Hasil Audit Kodaeral XI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:46 WIB

TNI AL Sorong Kirim Kapal Perang Angkut Bantuan Korban Gempa NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Perkuat Wawasan Kebangsaan, 74 Paskibraka Pamekasan Kunjungi Akademi Angkatan Laut

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Pastikan Banjarbaru Aman dari Karhutla, Dankodaeral XIII Cek Kesiapan Personel dan Sarpras

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Tembus Daerah Terisolir, Helikopter Puspenerbal Salurkan Logistik Gempa NTT

Berita Terbaru