POLISINEWS.com | JAKARTA. Kepemimpinan di lingkungan Polda Papua Barat Daya resmi berganti. Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru menyerahkan tongkat komando Kapolda Papua Barat Daya kepada Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Upacara sertijab yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini merupakan bagian dari rotasi Pejabat Utama Mabes Polri dan sejumlah Kapolda di Indonesia.
Menyikapi pergantian kepemimpinan tersebut, praktisi hukum sekaligus Pimpinan Redaksi Media Nasional, Agung RPP, menyampaikan harapannya agar pelayanan hukum di wilayah Papua Barat Daya semakin tegas, adil, dan humanis.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di bawah kepemimpinan Kapolda yang baru, kita berharap penegakan dan pelayanan hukum kepada masyarakat Papua Barat Daya semakin baik dan berjiwa kemanusiaan,” ujar Agung RPP yang juga menjabat Kepala Kantor Pengacara dan Penasehat Hukum Fokker 4 Nusantara (PERAPFEN) saat dihubungi, Kamis (3/9/2026).
Sinergi Polri dan Wartawan Tanpa Tebang Pilih
Selain penegakan hukum, Agung menekankan pentingnya memperkuat sinergitas antara Polda Papua Barat Daya dan insan pers. Ia meminta jajaran kepolisian merangkul seluruh media secara adil tanpa diskriminasi.
“Jangan pilih-pilih wartawan, tapi rangkul semuanya. Dengan demikian tidak terjadi kesenjangan dalam pemberitaan,” tegas Agung.
Ia juga mengutip pesan Komjen Pol. Fadil Imran mengenai analogi profesi jurnalis yang dinamis layaknya personel buru sergap (buser) kepolisian—bekerja tanpa kenal waktu demi menyajikan informasi objektif.
“Wartawan itu ibarat buser, siang malam bekerja masuk keluar kampung. Apabila wartawan sehat, negara juga akan sehat,” ungkapnya mengutip pesan tersebut.
Melalui kepemimpinan Brigjen Pol. Hengki Haryadi, Agung berharap kolaborasi antara Polda Papua Barat Daya dan pers kian solid demi mewujudkan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
• Arpp















