Kapolda Jateng Himbau Untuk Disiplinkan Warga yang Positif Agar Tak Keluyuran

- Jurnalis

Kamis, 27 Mei 2021 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLISI NEWS | SRAGEN. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi ungkap penanganan Covid-19 sudah cukup bagus, namun perlu evaluasi penyebab naiknya angka Covid-19. Hal tersebut dikatakan saat melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Sragen. Kamis (27/05/2021).

Kapolda meminta agar Forkopimda Kabupaten Sragen berdayakan PPKM Mikro ditingkat desa, RT/RW. Kapolda juga meminta agar masyarakat yang terkonformasi positif covid-19 harus diawasi ketat oleh PPKM mikro, Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Diketahui data masyarakat yang positif Covid-19 hampir 800 orang.

“Pak Lurah setempat agar mendisiplinkan warga yang terinfeksi Covid-19 agar tidak keluyuran kemana-mana,” terang Kapolda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni, mengungkap melonjaknya angka Covid-19 di daerahnya disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan pernikahan tanpa memperhatikan protokol kesehatan dan 3 M.

“Ada juga klaster keagamaan di beberapa masjid saat bulan puasa hingga lebaran, bahkan ada imam masjid yang meninggal dunia akibat Covid,” terang Bupati.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi sendiri mengungkap pihaknya dalam mengatasi lonjakan angka Covid-19 di daerah tersebut telah melaksanakan upaya pendisiplinan masyarakat dengang 3M dan penutupan tempat-tempat wisata/hiburan. Mengerem kerumunan masyarakat termasuk giat tradisi. Selain itu, Polres Sragen juga telah melaksanakan testing, traching dan treatmen,

Atas bantuan dari Polda Jateng, Polres Sragen juga telah melaksanakan 8.000 Swab Antigen warga. Sedangkan jumlah warga yang sudah di vaksinasi sebanyak 71.552 orang.

Disisi lain, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menilai masyarakat sudah cukup jenuh dengan pendisiplinan 3M yang dilakukan oleh aparat. Sehingga saat ini sudah mulai kendor penerapanya.

“Perlu adanya edukasi bahaya Covid dengan cara buat pamflet/sebaran dan berikan pada warga secara door to door buat juga stiker tempel di rumah penduduk yang terpapar/bebas Covid agar warga takut rumahnya di tempel stike,”ujar Pangdam.

Baca Juga:  Wakapolda Sulsel Gelar Jumat Curhat Di Pelabuhan Paotere, Warga Keluhkan Nelayan Cantrang

TIm Jurnalis | Muhamam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.polisinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kerjasama RS Bhayangkara M Hasan Palembang, Biddokkes Polda Sumsel dan Ponpes Zaadul Ma’ad
Polda Metro Jaya Mengawal Eksekusi Aset Negara Eks Hotel Sultan
Polres Metro Bekasi Sita 1.232 Butir Obat Daftar G di Cibarusah Bekasi
Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran Subuh di Rawalumbu, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan
170 Calon Bintara Polri Jalani Tes Fisik, Kapolda Aceh Tinjau Langsung 
Polda Banten Tangkap 2 Pelaku Baru Penganiayaan Anggota Brimob di Serang, Total 4 Tersangka
Resmi! Brigjen Gidion Arif Jadi Wakapolda Sulsel, Kapolda Djuhandhani Minta Jajaran Perkuat Sinergi
Polisi Muda, Jiwa Mulia! Kisah Inspiratif Bripda Muhammad Kadafi Dari Bumi Sriwijaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:06 WIB

Kerjasama RS Bhayangkara M Hasan Palembang, Biddokkes Polda Sumsel dan Ponpes Zaadul Ma’ad

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:09 WIB

Polda Metro Jaya Mengawal Eksekusi Aset Negara Eks Hotel Sultan

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:55 WIB

Polres Metro Bekasi Sita 1.232 Butir Obat Daftar G di Cibarusah Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:49 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran Subuh di Rawalumbu, 18 Remaja dan Bom Molotov Diamankan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:20 WIB

170 Calon Bintara Polri Jalani Tes Fisik, Kapolda Aceh Tinjau Langsung 

Berita Terbaru

Berita Polri

Transformasi Digital Polri Dirasakan Masyarakat, Ini Penjelasannya

Sabtu, 27 Jun 2026 - 16:44 WIB