POLISI NEWS | LANGKAT. Komplik soal sengketa kepemilikan Los pasar sayur Pasar mayur Pangkalan Brandan terjadi, sejumlah emak emak Pasar Taman Bunga Pangkalan Brandan dobrak seseorang pria di duga Panitia Los pasar sayur mayur Pangkalan Brandan Taman Bunga, keributan pun terjadi dan pecah seketika itu, adu mulut pun berlangsung beberapa saat sehingga netizen memviralkan kejadian itu lewat Media Sosial warga, kejadian itu di Kelurahan Brandan Barat Kabupaten Langkat Sumatera Utara Jumat, (19/01/2024).
Menurut Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Babalan Agus Naibaho beberapa hari lalu ke wartawan Polisi News, menurutnya keributan itu sudah terjadi sebelum lagi Pasar Sayur mayur dan Pasar Ikan di resmikan oleh bupati Langkat Syah Afandin SH dan Kadis Perdagangan Langkat, dikarenakan banyak pedagang mengadu ke saya, tentang pembagian los pasar sayur mayur tersebut, bahkan kunci los tersebut pun tidak diberikan kepada pedagang alasannya begini begitu bahkan dibola bola orangnya,” jelasnya.
Anggota LSM KPK Langkat Sumut Sangkot Nasution mengatakan, “Pasar Sayur Mayur tersebut di bangun oleh dana Pemerintah Pusat dan Kabupaten Langkat senilai 6,8 M, bukan untuk di sewakan atau diperjual belikan, berikan kepada orang yang sebelumnya dan sampai saat ini masih berjualan sayur mayur di pasar tersebut,” tegasnya
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Sangkot Nasution, “Saya timbul curiga soal kisruh terjadi diduga jangan jangan ada oknum oknum yang mencari keuntungan Pribadi dan orang suruhan tertentu ia minta reskrim Polres Langkat segera turun periksa kasus keributan yang terjadi di tengah tengah masyarakat Taman Bunga Kelurahan Brandan Barat Kecamatan Babalan,” pungkasnya .
Jurnalis| Muslim Yusuf















