Gelar Rakernas, GPPN Doakan Kapolri Sigit Prabowo Tetap Kuat Jalankan Amanah

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

POLISI NEWS | JAKARTA. Generasi Pemuda Presisi Nusantara (GPPN) menggelar Deklarasi Nasional sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Rabu (30/9/2026) di Park Hotel, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 pengurus dan perwakilan wilayah dari seluruh Indonesia.

Momentum tersebut dirancang untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga persatuan, kebinekaan, demokrasi, dan kepedulian sosial, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Presisi Mengabdi, Bersatu Jaga Nusantara,” GPPN hadir sebagai wadah kolaborasi lintas latar belakang yang inklusif, profesional, dan edukatif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Nasional GPPN, Nasky Putra Tandjung, menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar generasi penerus, melainkan kekuatan sosial bangsa yang memiliki ruang serta tanggung jawab moral.

“Generasi Pemuda Presisi Nusantara ingin membangun ruang bersama bagi pemuda untuk bergerak, belajar, berkolaborasi, dan mengabdi. Perbedaan suku, agama, ras, budaya, dan daerah harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan, bukan alasan untuk terpecah,” ujar Nasky dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/9/2026).

Nasky menambahkan, GPPN berlandaskan pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, nilai-nilai demokrasi, semangat kebangsaan, serta nilai Presisi sebagai dasar pergerakan.

Empat Pilar Gerakan GPPN

GPPN merumuskan empat ruang utama program kepemudaan untuk memperjelas arah organisasi:

  • Pemuda Bergerak: Ruang gerakan sosial, kerelawanan, kreativitas, dan partisipasi aktif pemuda.
  • Presisi Mengabdi: Semangat pengabdian berbasis nilai Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan gotong royong.
  • Literasi Nusantara: Ruang edukasi kebangsaan, demokrasi, hukum, budaya, dan literasi digital.
  • Pemuda Bersatu Jaga Nusantara: Fokus pada penguatan kebinekaan, dialog lintas komunitas, pelestarian budaya, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Perkuat Literasi Digital dan Jejaring Nusantara

Selain menyusun pilar pergerakan, GPPN juga menyoroti pentingnya etika dan kecerdasan dalam memanfaatkan ruang digital. Media sosial didorong untuk menjadi sarana kreatif, produktif, dan penyebaran informasi positif.

Baca Juga:  Situasi Di Kupang, Nusa Tenggara (NTT) Memanas Akibat Kerusuhan

“Pemuda harus memiliki kemampuan memilah informasi, menghargai perbedaan pandangan, dan mengedepankan dialog. Literasi menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas generasi muda,” jelas Nasky.

GPPN juga mencanangkan program GPPN Satu Nusantara untuk membangun jejaring organisasi secara bertahap mulai dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga Kecamatan dan Komunitas. Pembangunan struktur ini dimaksudkan untuk mempermudah ruang kolaborasi pemuda antardaerah.

Doa Khusus untuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Di sela-sela agenda Rakernas, Nasky menyampaikan doa dan apresiasi khusus bagi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Penulis buku “Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat” ini berharap Kapolri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan hati dalam memimpin institusi Polri.

“Kami mendoakan semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, keberkahan, umur panjang dalam kebaikan, serta kelancaran kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam menjalankan amanah dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Persiapan Menuju Indonesia Emas 2045

Analis Kebijakan Publik sekaligus alumnus INDEF School of Political Economy ini menilai penguatan kapasitas pemuda adalah investasi krusial menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pemuda hari ini harus mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi, teknologi, dan dinamika sosial.

Nasky menegaskan bahwa Deklarasi Nasional dan Rakernas ini hanyalah titik awal dari serangkaian kerja-kerja konsolidasi dan aksi nyata ke depan.

“Kami ingin deklarasi dan Rakernas ini menjadi titik awal pergerakan. Pemuda harus hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, menghormati demokrasi, dan merawat kebhinekaan. Dari pemuda, untuk masyarakat, untuk persatuan Indonesia, dan untuk masa depan Nusantara,” pungkas Nasky.

• Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Resmi Dilantik Jadi Kapolri, POLISINEWS Menagih Komitmen Tegas Komjen Suyudi Ario Seto
Presiden Prabowo Akan Lantik Komjen pol Suyudi Menjadi Kapolri
Sentil Kualitas Internet, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo Tuntut 5G Murah dan Merata dalam 3 Tahun
Sarat Risiko Keselamatan, Praktik Tiket Non-Seat Pelni Sorong Menuai Kecaman
KKB Mulai Turun Gunung: Kesadaran Hakiki atau Sekadar Taktik Pragmatis?
4 Anggota OPM Menyerah dan Serahkan Senjata Firepower: Saatnya Sadar dan Pulang!
GPPN Puji Komitmen Kapolri: Sinergi Ulama dan Polri Strategis Jaga Keutuhan NKRI
FRIC Diberi Kepercayaan Istana untuk Jadi Garda Terdepan Penangkal Hoaks dan Kawal Kebijakan Pemerintah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Resmi Dilantik Jadi Kapolri, POLISINEWS Menagih Komitmen Tegas Komjen Suyudi Ario Seto

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Presiden Prabowo Akan Lantik Komjen pol Suyudi Menjadi Kapolri

Rabu, 30 September 2026 - 17:17 WIB

Gelar Rakernas, GPPN Doakan Kapolri Sigit Prabowo Tetap Kuat Jalankan Amanah

Selasa, 29 September 2026 - 06:30 WIB

Sentil Kualitas Internet, Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo Tuntut 5G Murah dan Merata dalam 3 Tahun

Senin, 28 September 2026 - 17:40 WIB

Sarat Risiko Keselamatan, Praktik Tiket Non-Seat Pelni Sorong Menuai Kecaman

Berita Terbaru