Berani Tidak Tegas Tambang Galian Bintonik di Wilayah Batok Curugbitung Keselamatan Masyarakat Terancam

Mata Hukum147 Dilihat

POLISINEWScom|LEBAK. Miris aktivitas galian, Bintonik di Gardubatok Cokel, Curugbitung, berdampak buruk pada lingkungan setempat yang berdampak buruk ke jalan Raya Cokel Gardubatok, Lebak Banten akibatnya jalan jadi becek dan berlumpur.

Truk muatan terlalu besar karena menggunakan dumtruk besar yang mengakibatkan badan jalan menjadi hancur, akibat membawa galian Bintonik.

Menurut keterangan pengendara roda dua dan roda empat ini mengatakan, jalan becek dan berlumpur tersebut adanya galian bintonik.

Perusahaan galian C tersebut ternyata lalai dalam penggalian tersebut karena melanggar peraturan Lingkungan Hidup.

“Kami warga dan tokoh masyarakat menolak keras adanya galian C bintonik. Kami pun punya rencana dalam waktu dekat akan mengadakan aksi unjuk rasa kepada pihak perusahaan, “ujar masyarakat Curugbitung pada Polisinewscom. Sabtu (14/2/2026).

Informasi yang kami kumpulkan akan disampaikan secara publikasi ke Gubernur Banten, Kapolda Banten dan Polres Lebak dan  Camat Curugbitung, Lebak, Banten

“Kami minta pihak perusahaan dengan hormat untuk segara mundur dari lokasi tersebut jika tidak memikirkan dampak yang saat ini kami alami, “paparnya.

Lokasi tersebut ada di dua kecamatan yang satu titik masuk ke kecamatan curugbitung dan yang kedua masuk ke kecamatan Sajira Desa Guradog Desa Lebak asih dan Sukarame masuk ke kecamatan Sajir.

Sementara pihak terkait belum memberikan tanggapan secara resmi kepada masyarakat yang merasa keberatan dalam kegiatan tersebut,kami mendesak pihak aparat penegak hukum untuk segara turun tangan dan kepada bupati Lebak segara usut tuntas galian bintonik tersebut yang meresahkan keselamatan masyarakat

“Untuk Gubernur Banten Andara Soni kami meminta untuk melakukan tindakan tegas kepada pihak perusahaan tersebut karena ini pengusaha nya juga bukan warga Lebak tapi warga Bogor, “terangnya.

“DPRD Lebak Banten kami sampaikan informasi ini secara terbuka dan kami meminta kepada DPRD perwakilan rakyat tolong lah pikirkan nasib rakyat yang saat ini terancam kecelakaan di jalanan yang telah di rusak oleh pihak perusahaan yang tidak jelas, “tegasnya.

Awak media masih upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan untuk dimintai klarifikasi dan informasi yang berimbang

Jurnalis | Dani saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *