Terkendala Jarak, Warga yang Tinggal di Tor Pulo Harus Menahan Sakit 3 Bulan

Nasional74 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | MADINA. Sarimina Zalukhu warga Bosi dua kecamatan Siabu, kabupaten Mandailing Natal harus menahankan sakitnya selama tiga bulan akibat terkendala jarak tempuh dan akses ke Tor Pulo yang cukup jauh yang harus menempuh jalan kaki 4-5 jam. Sehingga Sarmini hanya mengandalkan obat kampung. Hal tersebut diungkapkan Kepala desa Tangga Bosi dua Pandapotan Nasution kepada Jurnalis Ini Senin(27/11/2023).

Panda menerangkan, pihak pemerintah desa melakukan penjemputan pasien bersama warga dan bidan Desa untuk membawa ibu tersebut berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan.

banner 336x280

“Mendapat laporan dari warga Tarpulo, bahwa ada salah seorang ibu yang telah menahan sakitnya selama tiga bulan akibat jarak.”ungkapnya.

Lanjut Pandapotan Nasution,Pasien Tersebut seorang janda memiliki 5 orang anak.

“Tadi sudah kita rujuk ke RSUD dan beliau ini tidak memiliki BPJS,kita dari pemerintah desa akan mengusahakan BPjSnya.

Waktu berangkat kita koordinasi ke Puskesmas Siabu, untuk mobilasasi Ambulance,karena kekurangan ambunce jadi pemerintah desa mengusahakan kendaraan sendiri,”pungkasnya

Penulis |  Magrifatulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *