Satreskrim Polres Labusel Ungkap Ayah Cabuli Anak Tiri Dibawah Umur

Info Polres110 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | LABUSEL. Pada hari Selasa ( 07/11/2023 )  Anak dibawah umur berinisial D (9) di setubuhi dan di cabuli oleh ayah tirinya K (40), kejadian terjadi di rumah sendiri di jalan Dusun 3 Sei Toras, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

Wahyuni, (30) ibu kandungnya kakhir melaporkan suaminya  Polres Labuhanbatu Selatan atas dugan pencabulan dengan membawa beberapa saksi Niken Lubis dan Fatimah Sirait.

banner 336x280

Korban persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur tersebut dilakukan oleh Kirai ayah tirinya terhadap D (9), yang notabenenya adalah anak tiri dari tersangka.

Tersangka Kirai (40) warga Kilometer 3 Sei Toras, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

Kronologi penangkapan terhadap tersangka Kirai yaitu pada hari Sabtu ( 25/11/2023 ) sekira pukul 20.00 WIB. Tim gabungan kepolisian yang dipimpin oleh Kanit I Pidum Sat Reskrim polres Labuhanbatu selatan.

IPDA. Riswaldi Nainggolan berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap satu orang  tersangka dugaan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur tepatnya di Kilometer 3 Sei Toras, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Penangkapan tersebut bermula dari adanya tim melakukan penyelidikan dan penyidikan serta informasi dari masyarakat terhadap keberadaan tersangka atas nama Kirai (40), setelah di tangkap Kirai (pelaku) dibawa oleh tim Satreskrim ke Mapolres Labuhan Batu Selatan untuk di lakukan pemeriksaan.

Adapun kronologi kejadian, semula pada hari Selasa (07/11/2023) sekira pukul 19.00 WIB, pelapor Wahyuni menelpon saksi Fatimah dengan nada bertanya tentang D (korban).

“Adakah si D dan dimana? Lalu saksi menjawab, si D berada di rumah kak, coba pulang dulu ke rumah entah ngapainnya si Kirai (tersangka) dan D di rumah kata Wahyuni, karena TV nyala suara volumenya dibesarkan” jelas pelapor.

Kemudian datang pelapor ke rumah menanyakan D, Kau di apain ayahmu ? dijawab tersangka.

Disuruh ayah aku pegang anu.. dan disuruh anu.. Tersangka juga memegang anu korban dan kejadian itu diakui oleh korban.

Kemudian setelah mengetahui kejadian tersebut pelapor mendatangi Kepala Dusun dan menceritakan hal kejadian tersebut.

Dengan adanya kejadian itu korban dan pelapor merasa kesal dan kecewa serta merasa telah dirusak masa depan anaknya. Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Labuhanbatu Selatan, dan dari hasil pemeriksaan terhadap diri Kirai.

Tersangka Kirai mengakui perbuatannya dengan alasan untuk melampiaskan nafsunya yang bejat tersebut. Namun tidak berpikir bahwa perlakuannya yang telah di perbuat akan membawa nya ke penjara.

Jurnalis | J. A. Barus, SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *