Polres Tapanuli Tengah Berhasil Ungkap Kasus Perbuatan Cabul Tehadap 8 Bocah

Info Polres96 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | TAPTENG. Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Basa Emden Banjarnahor, SIK, MH didampingi Pejabat Utama, Kasat Reskrim AKP Arlin Harahap, SH, MH dan Plt Kasi Humas Polres Tapanuli Tengah. Melaksanakan Konferensi Pers pengungkapan kasus perbuatan cabul terhadap anak oleh Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah, bertempat di Aula Polres Tapanuli Tengah. Kamis (7/12/2023) pukul 14.00 WIB,

Dasar Laporan : LP / B / 395 / XI / 2023 / SPKT / POLRES TAPANULI TENGAH / POLDASU tanggal 14 November 2023 dengan WAKTU KEJADIAN sekitar tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 LOKASI TKP.

banner 336x280

Di rumah milik orang tua tersangka di Desa Pasar Sorkam Kecamatan Sorkam Barat Kab. Tapteng dan Pinggir Pantai Sorkam Desa Pasar Sorkam Kecamatan Sorkam Kab. Tapteng yang dilaporkan oleh orangtua korban yakni Alwizah Marbun, Perempuan (38), warga Dusun III Pasar Sorkam Kecamatan Sorkam Barat Kab. Tapteng. Dan barang bukti 14 pasang celana dan baju milik para korban.

Jumalah korban 8 orang anak laki laki yakni HZ (10), SS (11), RRZ (11), AS (11), ADFT (11), FFL (11), MARH (13) DGA (10) semua korban adalah warga Sorkam Kab. Tapanuli Tengah.

Modus pelaku para korban diiming-imingi bermain game handphone oleh tersangka dan ketika sedang bermain game, tersangka memasukkan tangannya kedalam celana korban untuk meraba alat vital (kemaluan) para korban selain itu pelaku juga melakukan sodomi kepada beberapa korban serta mengikat dan membelitkan kain kepada mulut korban.

Tersangka HCP (26) laki laki warga Warga Dusun III Desa Pasar Sorkam Kec. Sorkam barat Kab. Tapteng.

Polres Tapanuli Tengah bekerjasama dengan Polda Sumut dan Polres Bekasi Kota Polda Jawa Barat berhasil menangkap pelaku hari Rabu, 06 Desember 2023 sekitar pukul 14.00 WIB di Kota Bekasi Jawa Barat tepatnya di Water Oxi Zos Jalan Taman Narogong Indah RT 002 / RW 012 Bojong Rawalumbu Kec. Rawalambu.

Tersangka telah melanggar Pasal 82 Ayat (1) Junto Pasal 76 E dari UU No 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. dengan ancaman hukuman pidana penjara 5 tahun dan paling alam 15 tahan penjara,
dengan denda maksimal 5 Miliar.

Jurnalis | Makkinullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *