Pj Bupati Langkat bersama TPID Gelar Gerakan Pangan  Murah di 3 Kecamatan

Nasional43 Dilihat
banner 336x280

Mm keLANGKAT. Pj Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.AP bersama Dinas Pertanian melalui tim inflasi Kabupaten Langkat terus berupaya menekan angka inflasi dengan menggelar kegiatan pangan murah pada rabu siang (5/6/2024).

Faisal Hasrimy meninjau Gerakan Pangan Murah di Kantor Camat Sei Lepan didampingi Kapolres Langkat, Dandim 0203/Lkt beserta Tim TPID Kabupaten Langkat.

banner 336x280

Untuk di ketahui, Leading sektor dari Kegiatan ini adalah Dinas Pertanian melalui Tim TPID Kabupaten Langkat. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 3 Kecamatan se-Kabupaten Langkat yaitu Kecamatan Stabat, Tanjung Pura dan Sei Lepan.

Di tempat terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.Ap berserta Tim Inflasi bergerak di Kecamatan Stabat. Sedangkan Asisten Adm Ekbang H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si bergerak tinjau di Kecamatan Tanjung Pura.

Dalam kegiatan pangan murah bahan pokok yang dijual yaitu beras, minyak goreng, cabai dan bawang merah dengan masing-masing harga, beras sebanyak 10 ton dengan harga 11.000/kg, minyak goreng sebanyak 1,8 ton dengan harga 14.000/kg, Cabai merah sebanyak 150 kg dengan harga 50.000/kg, Bawang merah sebanyak 40 Kg dengan harga 38.000/kg

Disela-sela peninjauan, Pj Bupati Langkat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan gerakan pangan murah ini. “Karena Pemerintah Kabupaten Langkat berkomitmen untuk menjaga inflasi di Kabupaten Langkat melalui pasar murah,”ucapnya.

Adanya gerakan pangan murah ini disambut antusias oleh masyarakat, karena harganya jauh dari harga normal dipasaran.

Salah satu masyarakat di Kecamatan Stabat saat diwawancarai terkait pangan murah tersebut mengutarakan; “Kami sudah ngantri dari tadi pak, disini harganya jauh dari harga dipasaran,” kata Mandasari (50) warga Paya Mabar saat ditemui di lokasi pasar murah.

Pj Bupati Langkat berharap dengan adanya gerakan pangan murah dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Jurnalis|Muslim Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *