Pemkot Sorong Tak Tegas Pembangunan Mall Jalan Terus

Nasional62 Dilihat

POLISI NEWS | SORONG.  Terus dipercepatnya pembangunan gedung Mall Paragon menjadi bukti lemahnya penegakan aturan oleh Pemerintah Kota Sorong. Pasalnya, bangunan raksasa yang akan dijadikan sebagai pusat perbelanjaan tersebut disinyalir tak punya kelengkapan izin pembangunan., (23/06/2024)

Sesuai ketentuan, dalam pengembangan wilayah kota maka tentu sejalan dengan penambahan bangunan raksasa yang akan mendominasi daerah berkembang. Namun perlu diketahui bahwa setiap kegiatan pembangunan tentu harus berdasarkan surat ijin pembangunan.

banner 336x280

Di samping itu, diperlukan berbagai kajian analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang kiranya bisa ditimbulkan oleh hadirnya bangunan tersebut. Sayangnya, tidak demikian yang terjadi pada proyek pembangunan Mall Paragon yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Km. 9 Kota Sorong itu.

Berkaitan dengan hal itu, Ketua Lembaga Investigasi Negara Wilayah 33 Papua Barat Daya, Ignasius Ohoiulun mengatakan, pihaknya telah melayangkan teguran kepada pihak pengelola pembangunan Mall Paragon

“Kami sudah menanyakan kepada pihak pengelola pembangunan Mall Paragon terkait surat izinnya. Namun pihak pengelola tidak dapat menunjukkan izin tersebut. Kendati demikian sebagai lembaga investigasi negara, kami tetap melakukan kontrol sesuai koridor,” ujarnya saat dijumpai Media.

Diungkapkan, pihaknya telah mengkonfirmasi Pemerintah Kota Sorong terkait beberapa hal mendasar. Yakni, berkaitan dengan Dokumen Persetujuan Lingkungan / analisis Dampak LIngkungan (Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup), Persetujuan Bangunan Gedung, Amdal dan Andalalin.

“Ketika kami menanyakan perihal Perizinan Mall Paragon Kepada Pj Walikota Sorong dengan Nomor Surat : 074/DPP.Wil.33/PBD-38/LIN-GRH/III/2024 tentang klarifikasi dan laporan terkait teknis pembangunan Mall Paragon dibangun tanpa izin, Pj Wali Kota meresmikan melalui surat Nomor : 100.3.12/263 Kepada Lembaga Investigasi Negara tanggal, 2 April 2024. Dimana dalam surat balasan itu Pj Walikota menjrlaskan bahwa teguran kepada PT. Papua Raya Properti selaku pengelola telah dilayangkan,” bebernya.

Melalui tegurannya, Pj Walikota Sorong meminta PT. Papua Raya Properti untuk tidak melakukan aktivitasnya sementara waktu sambil menunggu dikeluarkannya kelengkapan surat izin yang saat ini masih diproses.

“Surat teguran Pj Walikota Sorong dikeluarkan pada tanggal 31 Agustus 2023. Ada pula hasil Notulen Rapat bersama Tim Teknis Perizinan Kota Sorong dengan PT. Papua Raya Property tanggal 24 November 2023.

Berita acara rapat bersama Plt. Sekda Kota Sorong dengan PT. Papua Raya Property tanggal 11 Februari 2024 untuk dihentikan dahulu sambil menunggu Proses Dokumen Perizinan, Surat peringatan pertama DPMPTSP Kota Sorong Untuk Pemberhentian Sementara pembangunan Mall Paragon yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat KM. 9 Kelurahan Sawagumu Distrik Sorong Utara,” rincinya.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak terkait. Apabila pihak terkait tidak mengindahkan imbauan Pemerintah Kota Sorong. Kami berharap Pemkot Sorong segera mengambil tindakan tegas,” pungkasnya.

Jurnalis | Agung RPP, SE. CHt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *