Pemerintah Aceh Usut Tuntas Atas Meninggal Warga Aceh di Tenggerang

Hukum432 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS| IDI. Ketua Dewan Pimpinan Daerah 3 Jaringan Aneuk Syuhada Kabupaten Aceh Timur.

Muhammad Nazir mendesak Pemerintah Aceh Pj Gubernur Aceh dan DPRA, Wali Nanggroe dan terkhusus Anggota Dewan Perwakilan Republik Indonesia (DPRI) dan juga DPD yang berasal dari Aceh yang berada di Senayang untuk serius memberikan perhatian terhadap kasus penganiayaan hingga meninggal dunia yang di duga dilakukan oleh salah satu oknum Paspampres terhadap warga Aceh asal Gampong Mon Kelayu, Kecamatan Gandapura, Grugok Kabupaten Bireuen, yang bernama Imam Masykur (25), akibat pengeniaan korban meninggal dunia setelah mengalami penculikan dan penyiksaan yang diduga dilakukan oknum anggota Paspampres, Senin 28 Agustus 2023.

banner 336x280

Ini butuh kawalan khusus sampai tuntas dan pelaku harus di Hukum seberat-beratnya karena sudah menghilangkan nyawa Masyarakat Aceh dan juga sudah melukai hati masyarakat Aceh secara keseluruhan.

“Saya mendesak kepada Pemerintah Aceh Pj Gubernur Aceh dan DPRA, Wali Nanggroe dan terkhusus Anggota Dewan Perwakilan Republik Indonesia (DPRI) dan juga DPD yang berasal dari Aceh terkhusus Anggota DPRI Dapil Aceh untuk benar-benar mengawal kasus ini hingga tuntas jika tidak maka akan berefek tidak baik dikemudian hari,”ucapnya.

Ia juga menambahkan jangan sampai perbuatan ini akan memicu Hal-hal yang tidak kita inginkan, Mengingat kembali luka lama yang pernah terjadi di Aceh. Kita para anak korban konflik masih terkesan dengan luka lama yang belum terobati apalagi dalam kasus ini diduga terlibat oknum TNI.

“Jika kasus ini tidak tuntas dengan mengedepankan keadilan, maka pemerintah sudah membiarkan ruang untuk mengingatkan kembali luka lama dan akan berdampak buruk nantinya,” ujar Muhammad Nazir.

“Ia mendesak kepada Pemerintah dan Penegak Hukum untuk tidak mempermainkan dengan kasus ini karena banyak Rakyat Aceh sudah krisis kepercayaan terhadap Pemerintah dan cukup marah melihat kejadian seperti itu, jangan sampai Perdamaian Aceh sirna hanya karena melihat oknum Paspampres yang diduga melakukan penyisaan terhadap terhadap masyarakat Aceh, “tutup Muhammad Nazi.

Jurnalis | Tim Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *