Ojol di Bunuh Oleh yang Mengaku Penumpang di Brebes

Berita Polda232 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | BREBES. Tim gabungan dari Unit Resmob Satreskrim Polres Brebes dan Reskrim Polsek Kersana telah ungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban berjenis kelamin laki (35) meninggal dunia yang terjadi di Pinggir jalan di atas Fly Over masuk Ds. Keramatsampang Kec. Kersana Kab. Brebes, Jumat, (11/06/2021) pukul 14.00 WIB.

Kejadian pembunuhan tersebut berada di jembatan Fly Over Desa Kramatsampang Kec. Kersana Kab. Brebes korban yang berkelamin laki-laki (35). Terdapat luka bakar ditubuh bagian atas, tulang hidung patah,
luka bakar di kedua kaki, mengenakan Celana Dalam warna Crem. Pada hari Rabu tanggal 09 Juni 2021, pukul 05.00 WIB.

banner 336x280

Saat berjalan disekitar di jembatan Fly Over Desa Kramat sampang saksi melihat ada orang yang tergeletak di pinggir jembatan dengan posisi tengkurap menghadap Utara. Lalu saksi memberitahu kepada teman agar mengeceknya dan ternyata benar ada orang yang tergeletak.

Karena tidak membawa HP akhirnya saksi pulang untuk mengambil HP selanjutnya menghubungi lalu menghubungi Polsek Kersana. Kemudian petugas Polsek Kersana bersama petugas medis Puskesmas Kersana mengecek kejadian dan dilakukan Olah TKP serta pengecekan oleh petugas medis terhadap Korban yang selanjutnya korban di bawa ke RSUD Brebes.

Setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat di Fly Over di Desa Keramatsampang. Akhir Tim Resmob Polres Brebes melakukan penyelidikan dari hasil keterang saksi rekan korban. Terakhir mengantarkan orang tidak dikenal dan minta diantarkan ke wilayah Kersan. Setelah mendapatkan informasi tersebut Tim Resmob mendapat identitas penumpang yang di duga pelaku. Sekira pukul 14.00 WIB Tim gabungan Resmob Polres Brebes dan Reskrim Polsek Kersana berhasil menangkap Jamal (22) di rumahnya di Ds. Sengon Kec. Tanjung Kab. Brebes.

” Modus berpura-pura menjadi penumpang ojek online setelah mendapati wilayah sepi atau aman pelaku melakukan kekerasan dan mengambil barang milik korban, “ujar Aipda Lilik Adfianto, SH.

Jurnalis | Muhamam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *