Kinda Babel Mempertanyakan Proyek Siluman Penghijauan Area VIP Bandara Akan Koordinasi dengan KPK RI

Kinda Babel Mempertanyakan Proyek Siluman Penghijauan Area VIP Bandara Akan Koordinasi dengan KPK RI

POLISI NEWS | BABEL. Sehubungan adanya penangkapan di Tambang ilegal yang beroperasi dekat area VIP Bandara Depati Amir oleh Tim Intel Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama alat bukti alat berat/Excavator, 3 karung pasir timah dan 15 orang pekerja yang sedang melakukan aktivitas tambang sejenis TN pada (29/12/2021) lalu.

Kemudian dilepas karena tidak adanya aktivitas penambangan yang ada penghijauan dan pemerataan tanah (reklamasi) sesuai dengan statement Kapolda Kep. Babel dan Yamoa selaku Kasat Pol PP Prov. Kep. Babel yang di kutip dari beberapa media online, sekarang menjadi sorotan masyarakat Babel secara luas. Minggu 2/1/2022.

Menanggapi hal ini, Komite Investigasi Negara (KIN) RI BABEL secara Tegas akan membuat surat resmi tertulis untuk mempertanyakan terkait statement Kapolda dan Kasat Pol PP Prov. Kep. Babel tersebut.

“Kalau memang bukan pertambangan lalu apa, Karena jelas dan sangat jelas sekali, bahwa di area VIP Bandara Depati Amir adanya tambang sejenis TN, dan terjadi penangkapan 15 orang yang sedang beraktivitas di tambang tersebut dan alat berat jenis excavator 3 unit yang sedang beraktivitas, kemudian dilepas.

Kalau memang benar, di area tersebut adalah pekerjaan penghijauan dan pemerataan (reklamasi) tanah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Artinya itu suatu proyek

Seharusnya pekerjaan tersebut di kerjakan oleh pihak ke 3 dilengkapi dengan terpasangnya papan proyek tersebut, sehingga kami mengetahui soal anggara dana dan kontraktor CV atau PT yang mengerjakan proyek tersebut. Kalau seperti kami menduga pekerjaan proyek siluman, “jelasnya.

” Kami tegaskan kepada Kapolda Kabel, Kepala Kejati Babel dan BPKP Babel harus usut pekerjaan tersebut, yang dikerjakan tanpa ada pemberitahuan dan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kepada kalangan masyarakat Babel.

Dan pekerjaan proyek tersebut dikerjakan di akhir tahun, Menurut kami pekerjaan tersebut adanya dugaan sarat untuk Korupsi Berjamaah sehingga pekerjaan tersebut tersembunyi, “tambahnya M. Agung selaku KA biro koordinator KIN RI Babel.

Iya pun menambahkan, “Yang menjadi pokok permasalahannya kenapa selama ini di diam kan, dan anehnya setelah adanya penangkapan 15 orang yang sedang beraktivitas di area pertambangan, 3 alat berat excavator dan 3 karung pasir timah yang dipimpin oleh Sat intel Brimob Polda Prov. Kep Babel baru muncul adanya penghijauan dan pemerataan tanah, “terangnya

Senada dengan Ka. Biro Komite Investigasi negara (KIN) RI Bangka Belitung, Waka Kinda pun turut menyampaikan bahwa terkait kegiatan – kegiatan di area VIP Bandara Depati Amir soal reklamasi harusnya mengikuti aturan pertambangan yang berlaku.

“Kami komite investigasi negara KIN (KIN) RI Babel tidak tinggal diam, kami akan surati instansi yang lebih tinggi jika hal ini tidak diproses secara hukum. Karena jelas, pekerjaan penghijauan itu ilegal dikarenakan tidak adanya keterbukaan informasi publik (KIP). “Kami tegaskan kepada aparat penegak hukum (APH) jangan berdiam diri dan jangan sampai hukum di NKRI ini rusak akibat kebutaan mata,”ujarnya.

“Karena kami telah mempelajari dan melihat dengan kasat mata kami bahwasannya hukum di Bangka Belitung ini tajam kebawah tumpul keatas. Kami komite investigasi negara (KIN) RI Babel cinta NKRI dengan ideologi Pancasila, karena kami hidup di Indonesia yang kami cintai, “ucapnya

Jurnalis | Sadiman

Jurnalis Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top