Kapolsek Pontianak Barat Berikan Edukasi Dan Sosialisasi Bahaya Bullying

Banner, Info Polsek83 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | PONTIANAK BARAT. Untuk meningkatkan kesadaran para pelajar terhadap bahaya dan dampak dari bullying, Kapolsek Pontianak Barat berikan sosialisasi dan edukasi bahaya bullying di lembaga pendidikan.

Kegiatan edukasi bullying yang dilaksanakan oleh Kapolsek Pontianak Barat di lembaga pendidikan tersebut di laksanakan di SMA Negeri 11, jalan Nipah Kuning Dalam Kel. Sei Beliung Kec. Pontianak Barat, Kamis (7/12/2023).

banner 336x280

Narasumber dari kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya bullying tersebut dilaksanakan langsung oleh Kapolsek Pontianak Barat AKP Anuar Sy, S.H., M.H dan didampingi Kanit Lantas Iptu Sunanta dan diikuti beberapa personilnya.

Dalam sambutannya Kapolsek Pontianak Barat menjelaskan, kepada siswa-siswi SMA negeri 11 bahwa dalam aksi bullying dapat memberikan dampak kerugian secara fisik dan psikis bagi si korban, oleh karena itu kita tidak boleh memukul, mengeroyok, maupun menghina orang lain karena jika kita melakukan pemukulan dan pengeroyokan tersebut, maka kita dapat dijerat hukuman dengan pasal penganiayaan.

Bullying bukan hanya persoalan di sekolah, namun juga dapat berdampak dalam kehidupan sehari-hari siswa di lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, pemberian edukasi dan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghormati dan mendukung satu sama lain baik dalam berinteraksi di sekolah maupun di luar sekolah, “ujar Kapolsek.

Selain memberikan materi mengenai edukasi dan sosialisasi akan bahaya bullying, Kapolsek melalui Kanit Lantas juga memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi mengenai peraturan dalam berlalu lintas. Ada beberapa penekanan dan arahan dari Kanit Lantas yang harus siswa-siswi perhatikan jika sedang mengendarai kendaraan diantaranya, sebelum berkendaraan harus mempunyai SIM, jangan main HP pada saat berkedaraan, menaiki motor jangan berbonceng tiga dan yang terakhir jangan menggunakan knalpot brong, “ungkapnya.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan akan pentingnya kesadaran siswa-siswi untuk menghormati sesama dan dapat menciptakan lingkungan yang ramah di SMA Negeri 11 semakin meningkat, sehingga dapat membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan dapat menghargai perbedaan antara satu dengan yang lainnya,”tutupnya.

Jurnalis | Rizal Z

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *