Kapolda Sumsel Copot Kapolsek Babat Toman Dan Kapolsek Pemulutan

Gudang Penimbunan Dan Penyulingan Minyak Ilegal Meledak

Berita Polda593 Dilihat
banner 336x280

POLISINEWS | SUMSEL. Palembang Peringatan copot jabatan Kapolsek disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo di depan para Kapolsek berapa hari lalu, di Mapolres Musi Banyuasin (MUBA) karena lalai dengan aktivitas ilegal drilling bukan gertak sambal.

Hal itu dibuktikan dengan dicopotnya Kapolsek Pemulutan AKP Heri Yusman buntut dari Gudang penimbunan minyak ilegal di Jalan Lingkar Selatan, Desa Ibul Besar II, Kecamatan Pemulutan, Kab.Ogan Ilir (OI), meledak pada Selasa (01/08/2023) sekitar pukul 12.50 WIB.

banner 336x280

Sedangkan pencopotan Kapolsek Babat Toman Iptu Vico Fariul Fajar STrK
diduga terkait gudang penyulingan atau tempat masakan minyak ilegal di kawasan Kelurahan Mangun Jaya, Kec. Babat Toman, Kab. Musi Banyuasin, meledak dan terbakar pada Jumat (28/07/2023) malam yang lalu.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan Kapolda Sumsel mencopot dua Kapolsek, yakni Kapolsek Pemulutan dan Kapolsek Babat Toman buntut terbakarnya gudang penimbunan BBM ilegal dan gudang penyulingan minyak ilegal diwilayah hukum mereka.

“Bapak Kapolda Sumsel tidak memberikan toleransi terkait ilegal drilling, ternyata kemarin ada dua kejadian meledak gudang penimbunan dan penyulingan BBM ilegal didua daerah berbeda, di Pemulutan dan Babat Toman. Kapolda langsung menindak tegas kedua duanya dengan dinonaktifkan sebagai Kapolsek dan sudah diganti dengan perwira lain,” jelas Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi kepada wartawan Rabu (02/08/2023).

Dikatakan Supriadi, jabatan Kapolsek Pemulutan lama diganti ke Iptu Ibnu Arfan dari Kanit Paminal Polres Ogan Ilir. Sedangkan Kapolsek Babat Toman Toman Iptu Vico Fariul Fajar STrK diganti Iptu Sarwo Edhi yang sebelumnya menjabat Karo Binopsnal Satintelkam Polres Muba.

“Pesan bapak Kapolda kepada Kapolsek yang akan memantau wilayah mereka masing-masing dan memastikan tidak ada lagi aktivitas ilegal drilling baik itu penyulingan maupun penimbunan dan sebagainya,” tegasnya.

“Untuk AKP Heri Yusman dan Iptu Vico Fariul Fajar STrK ditarik ke Polda Sumsel dalam rangka pemeriksaan oleh bidang Propam Polda Sumsel guna mengetahui sejauh mana kelalaian yang dilakukan oleh keduanya,”pungkasnya.

Jurnalis | Tim Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *