Kabel PDAM Unit Muncang Terbengkalai Sudah Bartahun Tergeletak di Jalanan Kini jadi Sorotan Warga

Hukum99 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | LEBAK. Diduga Kabel PDAM Unit Muncang yang berada di Kampung Guha Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak Banten mulai dari titik intake hingga ke intalase sangat memperihatinkan.

Pasalnya kabel-kabel tersebut terbengkalai sudah sekian lama, apakah ini sengaja atau emang kelalaian Pihak PDAM Unit Muncang yang membiarkan kabel tersebut sampai ada di jalan tempat warga melintas.

banner 336x280

Masyarakat sekitar merasa resah kabel-kabel yang terbengkalai hingga menyentuh pemukiman warga kampung Guha ini sangat jelas membahayakan keselamatan manusia yang hendak melintas jalan tersebut. Sabtu (16/3/2024)

Saat di wawancarai awak media ,salah satu masyarakat mengatakan, “Iya pak kami selaku masyarakat setempat sangat merasa resah dan khawatir dengan adanya kabel yang terbengkalai itu, padahal pihak PDAM sudah lama mengetahui kabel tersebut namun kenapa seakan sengaja tidak ada tindakan untuk memperbaiki,”ungkapnya.

Lanjut, Kami selaku masyarakat meminta kepada pihak PDAM agar segera memperbaiki adanya kabel yang terbengkalai itu, karena sangat membahayakan masyarakat yang melintasi jalan ini yang kami khawatirkan kabel akan konslet sehingga bisa membahayakan manusia.

Sedangkan jalan itu adalah satu-satunya akses jalan ke ladang, ke sawah, dan kebun kami.

Awak media mengkonfirmasi atas nama inisial E selaku koordinator PDAM Unit Muncang beliau mengatakan, “Maaf a itu kabel nol bukan kabel setrum jadi tidak jadi masalah, “ujarnya.

Pertanyaan? Apakah ini kabel nol atau sekalipun kabel yang tidak ada setrum, tapi  kabel seharusnya diperbaiki di tempat semestinya, seharusnya di atas pakai tiang karena masyarakat tidak akan tahu kabel nol atau kabel setrum yang jelas masyarakat merasa resah.

Kami meminta kepada pihak terkait agar segera memperbaiki dengan adanya kabel yang terbengkalai itu dan menyikapi persoalan ini sebelum kami dilaporkan ke aparat penegak hukum karena jelas ini merugikan kami selaku masyarakat.

AJI selaku Kacab Pusat PDAM saat dikonfirmasi memilih bungkam seolah tidak melihat tidak mendengar inikah yang disebut Kacab harus alergi terhadap wartawan.

Jurnalis | Dani Saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *