Dugaan BPKam Desa Tugan Terhadap Kepala Desa Tugan yang Melakukan Penyalahgunaan APBKam Secara Speihak

POLISI NEWS | ACEH SINGKIL. Dalam kurun waktu yang sangat singkat, BPKam desa Tugan telah mencium bau kecurangan serta pelanggaran yang dilakukan oleh Kepala desa Tugan, Pasalnya kepala telah melakukan penggunaan dana Desa dengan sepihak tanpa ada koordinasi terlebih dahulu terhadap BPKam desa Tugan maupun perangkat desa yang ada.

Kasus ini rencananya akan dibawa ke jalur hukum dengan tudingan sebagai berikut, Diduga kepala desa Tugan telah melakukan penggunaan Anggaran Pengeluaran Belanja Kampung (APBKam) Secara sepihak tanpa melakukan musyawarah yang resmi dengan BPKam dan masyarakat kampung Tugan yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, Kepala desa Tugan diduga telah melakukan Maladministrasi terhadap BPKam atas penggunaan anggaran pengeluaran belanja kampung (APBKam) tanpa sepengetahuan BPKam kampung Tugan, Kepala desa Tugan diduga telah melakukan pelanggaran perjanjian antara kepala kampung tugan dan BPKam Tugan yang di fasilitasi oleh camat simpang kana dan inspektorat Kabupaten Aceh Singkil.

Pada tanggal 20 Oktober 2020 di kantor camat Simpang Kanan atas penggunaan pengeluaran belanja kampung (APBKam), Kepala desa Tugan diduga kuat telah melakukan korupsi terhadap penggunaan anggaran mulai dari tahun 2018 s/d 2020, Kepala desa Tugan juga tidak pernah transparan terhadap masyarakat atas penggunaan pengeluaran belanja kampung(APBKam), Kepala desa tugan juga tidak menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk pelayanan masyarakat dan sudah 5 bulan kantor kepala desa tugan tidak pernah dibuka sesuai dengan peruntukan pelayanan pemerintah yang sah menurut peraturan perundang- undang.

Selain itu Kepala desa tugan diduga telah melakukan penggunaan dana desa untuk kepentingan peribadi tanpa ada rasa takut dan malu kepada masyarakat seperti kebal terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berdasarkan alasan-alasan tersebut kami selaku BPKam desa Tugan meminta kepada Bapak Bupati Kabupaten Aceh Singkil sudah semestinya memberikan sansi terhadap kepala desa desa tugan agar masyarakat percaya bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siapapun ada hukum yang menjaga hukum itu sendiri tutur Irpan Pohan selaku ketua BPKam desa Tugan.

Di dalam surat laporan pihak BPKam desa Tugan juga melampirkan beberapa ludikasi kecurangan yang dilakukan oleh kepala Desa Tugan tahun anggaran 2019 sd 2020, agar nantinya dapat di lakukan Audit oleh pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil, yang pertama pada tahun 2019 Desa Tugan mengadakan rabat beton dengan luas 302 M dengan anggaran sebesar Rp. 300.424.400,- Rabat beton ini dinyatakan sudah terealisasi sebagaimana mestinya, yang ke dua Desa tugan melakukan pengadaan produksi alat pertanian masyarakat sebanyak 1 paket , dengan total anggaran sebesar Rp. 25.000.000,- , Pengadaan kandang sapi sebanyak 1 paket dengan total anggaran Rp. 20.000.000,- , Peningkatan sarana dan prasarana kepemudaan sebanyak 1 paket dengan total anggaran Rp. 15.000.000,- Pengadaan bibit dan pupuk sebanyak satu paket dengan total anggaran sebesar Rp. 15.000.000,- Penyertaan modal (BUMK) dengan total anggaran sebesar Rp. 200.000.000,- Serta melakukan kegiatan penentuan Tapal batas sebanyak 1 paket dengan total anggaran sebesar Rp.10.000.000,-

Di tahun 2020 Kepala desa Tugan juga melakukan pengadaan Sarana dan prasarana Paud sebanyak 1 paket dengan total anggaran sebesar Rp. 26.385.895,- pengembangan dan pembinaan sanggar seni sebanyak 1 paket denga total anggaran sebesar Rp. 25.000.000,- Pengerasan Jalan Produksi pertanian sebanyak 1 paket dengan total anggaran sebesar Rp. 125.555.200,- serta pencegahan pandemi Covid – 19 sebanyak 1 paket dengan total anggaran sebesar Rp. 80.000.000,-

“Semua itu dikatakan oleh Kepala desa Tugan sudah terealisasi dengan baik dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tetapi agar terciptanya ketransparan terhadap menjalankan Koridor pemerintahan masi sangat penting di lakukan nya Audit oleh pihak Inspektorat Kabupaten Aceh Singkil, Demi terjadinya perubahan yang lebih baik di desa Tugan. “ucap Irpan Pohan Selaku Ketua BPKam Desa Tugan.

Laporan tersebut diketahui juga oleh Hanafiah selaku wakil BPKam desa Tugan, Rahmi selaku anggota BPKam desa Tugan Fitriani Br Cibro selaku sekretaris BPKam desa Tugan serta unsur masyarakat dan kepemudaan.

“Dengan ada nya kasus ini semoga menjadi pembelajaran terhadap seluruh pihak, terutama Seluruh Kepala desa yang sedang menjabat di Aceh Singkil agar melaksanakan tugas dan memimpin dengan amanah, agar terlaksananya peraturan desa seperti yang tercantum di peraturan perundan-undangan yang berlaku, agar tidak makin maraknya kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum Kepala desa, ” Tutup Irpan Pohan selaku Ketua BPKam desa Tugan.

Jurnalis | Baharuddin Berutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Rombongan BURT DPR-RI Kunker Wilayah Sumsel Minta JOUMPA untuk Memberikan Layanan Paripurna
Next post Sat Resnarkoba Mengamankan 1 Orang Pengguna Sabu di Kota Subulussalam