Diduga Pihak SDN 1 Cikarang Telah Lakukan Intimidasi dan Interpensi

Kepada Narasumber, Perihal Menggelapan Dana PIP.

Pendidikan631 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | LEBAK. POihak Sekolah Dasar Negri (SDN) 1 Cikarang telah melakukan dugaan intimidasi dan interpensi kepada narasumber/wali murid yang buku tabungan dan dana PIP milik anak-nya yang selama ini diduga telah digelapkan oleh oknum guru sekolah SDN 1 Cikarang, Desa Cikarang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak-Banten. Kamis, (16/5/2024).

Berdasarkan informasi yang didapat oleh awak Media dari beberapa orang tua/wali murid yang enggan disebutkan identitasnya.

banner 336x280

Bahwasannya menurut keterangan wali murid, didalam rapat tersebut sengaja wali murid dikumpulkan oleh pihak sekolah, karena akan ada pembahasan perihal viral-nya pemberitaan yang di beritakan oleh beberapa awak Media dugaan okum guru telah gelapan dana PIP dan buku tabungan milik siswa selama ini.

Ternyata hasil daripada rapat tersebut pihak sekolah membagikan buku tabungan dan wali murid pun disuruh oleh pihak sekolah menulis keterangan agara orang tua/wali murid mencabut laporan dan tidak memperpanjang masalah PIP ini.

Wali murid pun langsung di suruh menulis keterangan apa saja yang telah wali murid laporkan kepada pihak awak Media, wali murid pun semuanya terdiam dan tecengang merasa bingung mendengar perkataan salah satu guru tersebut.

Tidak lama kemudian, pihak guru dan kepala sekolah pun memanggil beberapa wali murid sebagai perwakilan dari beberapa wali murid yang lainnya.

Setelah salah satu wali murid di panggil kedepan untuk mendekati meja para guru, para guru pun memberikan kertas dan tertuliskan tulisan berita acara.

Wali murid pun disuruh menulis poin-poin di kertas lebaran tersebut yang sudah disiapkan oleh pihak sekolah. Kata-kata yang dituangkan oleh wali murid di lebaran kertas tersebut, menurut wali murid yang kata-kata yang ia tulis itu dugaan atas suruhan para guru. kata wali murid

Wali murid pun diduga merasa terpaksa dan mau tidak mau harus menulis poin-poin tersebut, bahwasannya menurut keterangan dari wali murid yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan.

“Pihak sekolah katanya sudah di laporkan ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Lebak oleh Awak Media, itu kata pihak sekolah berkata kepada kami” kata wali murid.

Dan Setelah viral-nya pemberitaan dugaan penggelapan dana PIP dan buku tabungan milik siswa yang dilakukan oleh oknum guru, pihak sekolah, katanya juga telah didatangi pihak Kepolisian setempat. Kata wali murid yang enggan identitasnya disebutkan menceritakan kronologis hasil rapat pada Rabu, 15 Mei 2024 kepada awak Media.

Sementara Hamdani Munawar selaku operator dapodik SDN 1 Cikarang, ketika dikonfirmasi oleh awak Media melewati sambung pesan singkat via WhatsApp ia mengirimkan Poto surat berita acara.

Isi surat berita acara tersebut sebagai berikut.pada hari ini Rabu tanggal 15 Mei 2024 telah dilaksanakan musyawarah bersama, Komite sekolah dan sekolah berketempatan di SDN 1 Cikarang dengan hasil sebagai berikut.

1. Orang tua siswa setuju mencabut laporannya tentang penggelapan buku tabungan oleh SDN 1 Cikarang.

2.Tidak mempermasalahkan dana yang ada di tabungan buku siswa yang tahun lalu.

3.Tidak mempermasalhkan laporan-laporan yang sudah kami cabut.

4. Tidak ada masalah, karena masalah telah terselesaikan.

5. Data orang tua siswa terlampir.Surat tersebut ditandatangani oleh Komite bernama Ulumudin, serta Kepala sekolah SDN 1 Cikarang Saepur.

Surat berita acara tersebut diduga siasat dari pihak sekolah, agar orang tua/wali murid tidak bisa melanjutkan masalah terkait dugaan penggelapan dana PIP dan buku tabungan ke Pihak APH.

Jurnalis | Dani saeputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *