Beko Runtuhkan Bangunan Permanen Dibataran sungai Cisangkuy

Beko Runtuhkan Bangunan Permanen Dibataran sungai Cisangkuy

KAB. BANDUNG | POLISI NEWS. Giat pembongkaran sebuah bangunan permanen milik Bambang yang dibangun dibantaran sungai Cisangkuy telah dilakukan oleh satgas Citarum Harum Subsektor 07-21 Cisangkuy yang terletak di wilayah RW.5 RR.6 desa Pameutingan Kecamatan Pameungpeuk, kabupaten Bandung pada hari Rabu (03/03) pada pukul 13.20 wib, yang disaksikan oleh beberapa warga, anggota satgas serta awak media.

“Saya sudah memberitahukan kepada pemilik sejak satu bulan lalu dan hari ini rumah yang dibangun di tanah bantaran sungai Cisangkuy tersebut kita bongkar,” kata Serka Ridwan selaku anggota satgas Citarum Harum kepada awak media.

Dalam keterangannya, Serka Ridwan mengungkapkan, bahwa pembongkaran ini dilakukan di tengah pengerukan atau normalisasi sungai Cisangkuy yang telah terendap sedimentasi tanah cukup tebal. Selain itu Serka Ridwan juga menjelaskan bahwa tindakan tersebut sebagai salahsatu penerapan aturan dimana tidak boleh ada bangunan di bantaran sungai.

“Sebelumnya kita sudah beritahukan kepada pemilik bahwa dalam waktu bangunan yang berada di bantaran sugai akan di robohkan dan hari ini pemilik bangunan telah mengiklaskan bangunan terswebut dirobohkan dengan menggunakan back hoe,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut Serka Ridwan pemilik bangunan sempat menolak bangunannya untuk dirobohkan dengan alasan bahwa pemilik bangunan terpaksa membangun rumah itu karena tidak memiliki rumah. “Sebetulnya bangunan tersebut merupakan bangunan baru dari bangunan rumah yang sudah ada. Namun keberadaan bangunan baru tersebut menyalahi aturan dan suka atau tidak bangunan tersebut harus dirobohkan,” katanya.

Serka Ridwan berharap dengan dirobohkannya bangunan tersebut warga yang saat ini telah membangun rumah dibantaran sungai Cisangkuy agar berinisiatif membongkar bangunannya atau jika perlu menggunakan back hoe. “Semoga warga sadar bahwa kita selaku warganegara harus taat kepada aturan dan sebaiknya jangan membangun rumah ditanah bantaran sungai karena lambat laun akan mengalami hal seperti yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.

Tim Liputan | Wandha

Jurnalis Polisi News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top