Banwaslu Kab. Bandung Gelar KAB. Bandung Gelar Rapat Partisipasi Penguatan Lembaga

Nasional104 Dilihat
banner 336x280

POLISI NEWS | JAWA BARAT. BARAT.menjelang pesta demokrasi pemilihan umum yang akan di selenggarakan pada 14.februari 2024 mendatang dengan bertemakan (PPP) Banwaslu Margahayu, KP. Coblong RT 02 RW 14 Desa Sukamenak, kecamatan Margahayu, kabupaten Bandung Jawa Barat, pojok pengawasan partisipatif, sesuai tahapan melakukukan rapat kordinasi untuk penguatan lembaga persiapan, hal dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal klasik  sering terjadi seperti tertukar surat suara dalam pengawasan tersebut tim sudah mempersiapkan baik secara teknis materi khusus untuk pembinaan tim, telah diarahkan secara partisipasi oleh tim.

Untuk mengatur teknis kerja tim agar lebih meningkatkan SDM  lebih mapan untuk dapat memberikan edukasi lebih terhadap tim Panwascab tersebut.

banner 336x280

(Banwaslu) Badan Pengawasan Pemilu, kecamatan maupun PKD (pengawas kelurahan desa) dengan misi penguatan lembaga mempersiapkan strategi kerja bagai mana kedepannya dalam mengantisipasi kesalahan teknis di lapangan memang sudah tugas maupun wewenang, kami selaku Banwaslu (Panwascam) di tingkat kecamata lebih baik menjaga dari pada mengobati, urusan teknis kerja nanti nya di lapangan pasti ada kekhawatiran tersebut apalagi soal TEPAT jenis, seperti adanya surat suara yg tertukar antar dapil lain dan untuk TEPAT jumlah, ketersedian surat suara dan di pastikan logistik, lainya sudah sesuai dan surat suara, agar tidak ada, kekukarangan kedepan nya, untuk tugas pengawasan TEPAT jenis agar tidak tertukar dan memastikan logistik yang lainnya sesuai pada konteks tersebut yang sudah tertata. Secara regulasi papar, Achmad Ridwan selaku ketua Bawaslu Kecamatan Margahayu.

Persiapan secara regulasi, strategi tim, dalam hal lebih bersikap tendensius,karena setiap tim sudah di bekali pemahaman teknis SDM secara internal,penguatan sistem yg tepat agar tidak terjadi hal-hal yg tidak di ingin kan, sebab propinsi jabar ada di Dapil 2. jumlah,,agar lebih tepat dalam pengakomodiran jumlah.

Di setiap wilayah, mempersiap kan meningkat pemahaman pengawasan di tingkat desa maupun kecamatan denga UU .no .7 tentang pengawasan pemilu KPU dalam UU ini juga di atur mengenai kelembagaan yg melaksanakan pemilu yakni.KPU Bawaslu serta DKPP kedudukan ketiga lembaga tersebut di perkuat dan di perjelas tugas dan fungsi nya serta di sesuaikan dengan perkembangan kebutuhan hukum dalam penyelenggara pemilu.

Untuk itu Panwascam mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk memberikankontribusi nya dlm pengawasan partisipasif untuk mendukung program Bawaslu untuk lebih menjaga ketransparanan (keterbukaan informasi publik) untuk menelaah kinerja bagai mana proses kinerja Bawaslu di masyarakat dan kedepan bisa lebih menciptakan kondusifitas, pemilu yg damai adil dan efisien.

Jurnalis| Devry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *