Alumni Pondok Pesantren As’adiyah, Bripda Naufal Bawakan Tauziah Di Polres Bulukumba

Berita Update210 Dilihat

POLISI NEWS | BULUKUMBA. Polres Bulukumba Polda Sulsel kembali menggelar kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa bagi para personel.

Kegiatan Binrohtal tersebut dilaksanakan di Masjid Namirah Polres Bulukumba, diikuti oleh para PJU, Perwira, personel Polres, Polwan, dan ASN lingkup Polres Bulukumba. Kamis (07/09/2023).

banner 336x280

Kegiatan dimulai dengan sambutan oleh Kompol Syafaruddin SH, Kabag SDM Polres Bulukumba.

Dalam sambutannya Kompol Syafaruddin menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal ini salah satu program pembelajaran dilingkungan Polri, yang bertujuan untuk menambah ilmu dan wawasan kita sehingga dapat memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tugas-tugas Polri.

“Jadi kegiatan ini selain sebagai program polisi belajar juga bertujuan menambah ilmu khususnya dalam bidang keagamaan yang diharapkan sebagai salah satu penunjang dan pendukung dalam melaksanakan tugas kedepan,”ungkapnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah atau tauziah singkat yang di bawakan oleh BRIPDA Naufal Fahriansyah, anggota Satreskrim Polres Bulukumba.

BRIPDA Naufal Fahriansyah ini juga merupakan alumni dari Pondok pesantren As’adiyah Sengkang, yang saat ini bertugas di Polres Bulukumba.

Dalam ceramahnya, BRIPDA Naufal mengawali dengan menyampaikan salah satu ayat dari Alqur’an yang berbunyi “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali” (Qs. Maryam ayat 33).

Dari ayat itu lanjutnya, kita sebagai manusia dapat mengambil 3 pedoman hidup, yang pertama yakni kesejahteraan (keselamatan), pada hari kita dilahirkan, kedua kesejahtraan (Keselamatan) pada hari kita meninggal dunia dan yang ketiga kesejahtraan (keselamatan) pada hari kita dibangkitkan kembali.

“Mari kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah menghadirkan kita kedunia ini dengan segala nikmat yang diberikan, setelah itu mari isi kehidupan dengan amalan yang baik, sebagai bekal menuju kehidupan selanjutnya sehingga pada waktu kita dibangkitkan kembali kita dapat memperoleh kesejahteraan dan keselamatan.” tuturnya.

Jurnalis | Samsuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *