POLISI NEWS | JENEPONTO. LSM Ormas KPMP Mada Sulsel Salah satu jembatan yang menghubungkan kab, Jeneponto dan Kab. Gowa di Kel Tolo kota Kec. Kelara sangat dikeluhkan oleh masyarakat terkhusus para pengendara roda dua maupun pengendara roda empat. (O2/08/2022).
Akses jalan yang terjal dan menanjak ditambah lagi jembatan sempit yang berkelok tajam serta tiada adanya palang pengaman jembatan membuat kendaraan yang melintas kadang tercebur ke dalam sungai dan fatal.
Sudah bnayak kendaraan baik roda dua maupun roda empat mengalami kecelakaan di jembatan maut tersebut namun sampai kini pihak pemerintah belum jua melakukan upaya perbaikan pada jembatan yang cukup di keluhkan oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
. SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa hari nan lalu satu unit mobil Rush warna hitam dengan jumlah penumpang sebanyak 8 orang terjatuh dari jembatan sampai terguling ke dasar sungai.Alhasil penumpang luka berat dan satu orang dikabarkan meninggal dunia.
Beberapa bulan lalu pada tanggal 28 pebruari 2022 dua orang pengendara motor yang berboncengan hendak melintas ke kampung halamannya di Kappoloe desa Taring, Kab. Gowa terjatuh dan tercebur ke sungai bersama kendaraanya. Beruntung satu orang terselamatkan oleh warga yang sedang berkebun di sekitar kejadian dan menolongnya namun satu orang tidak dapat di selamatkan akibat derasnya aliran air sungai di bawah jembatan maut tersebut.
2021 pihak Kepolisian yang sedang melakukan patroli diperbatasan Kab. Jeneponto dan Kab. Gowa melihat seorang pengendara hendak tergelincir ke sungai langsung diselamatkan oleh personil Sabhara Polres Jeneponto. Sehingga pengedara terhindar dari korban maut.
Dari potensi rawan tersebut kedua Unit Patroli Sabara Polres Jeneponto berinisiatif untuk memberi palang pengaman agar masyarakat aman berkendara saat melintas di jembatan sempit yang berkelok tajam tersebut.
Personil Satuan Sabhara Polres Jeneponto yang melakukan upaya nyaman para pengendara membuahkan hasil yang positif. Selama palang bambu yang dipasang pada kanan kiri jabatan selama itu pula tidak terdengar ada kecelakaan tunggal terjadi selama satu tahun lamanya.
Sabhara Polres Jeneponto memperbaiki jembatan denga bahan seadanya. Seharusnya pemerintah setempat dapat melakukan hal yang lebih baik dari apa yang dicontohkan oleh kedua Kepolisian.
Kecelakaan yang sering terjadi di jembatan tersebut masyarakat meminta Drs H Iksan Iskandar Msi, Kr Ninra selaku Bupati Jeneponto agar jembatan yang menghubungi Kab. Jeneponto dan Kab. Gowa kepada segera diperbaiki. Karena sudah banyak mamakan korban sebab jembatan cukup sempit dan berkelok tajam yang berada kelurahan Tolo kota kec kelara.
Kami dan masyarakat lainnya sangat menaruh harap akan adanya nurani pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum ada lagi korban korban berikutnya.
Masyarakat sudah punya andil dalam membayar pajak baik dari pajak listrik, bbm, kendaraan. Seharus pajak yang diterima dapat digunakan kepentingan rakyat terutama pembangunan jembatan yang rusak.
Kinerja Bupati Jeneponto Drs H Iksan Iskandar Msi Kr Ninra patut dipertanyakan karena jembatan rusak tidak segera diperbaiki hingga berita ini diturunkan.
Jurnalis | Husnamir Rukka SE
















