43 Tersangka Bentrokan Antar Kelompok Di JakSel Diamankan Tim Polda Metro Jaya

Berita Polda191 Dilihat
banner 336x280

POLISINEWS  | JAKARTA. Tim Gabungan Subdit Resmob dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku kasus penganiayaan dan pengeroyokan kasus bentrokan antar kelompok massa di Mampang Jakarta Selatan, Senin 17 Oktober 2022.

Saat konferensi pers di Polda Metro Jaya Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, S.I.K., M.Si mengatakan Penyidik telah menetapkan 43 orang menjadi tersangka kasus bentrokan antara dua kelompok pemuda yang dipicu rebutan penguasaan lahan di Mampang. Kamis (20/10/2022).

banner 336x280

”Terkait bentrok dua kelompok massa, kita tetapkan 43 tersangka dari kedua belah pihak, penyidik telah melakukan penahanan terhadap seluruh tersangka,”jelas Zulpan.

Dalam hal ini tersangka melanggar Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 358 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.” tutur Kombes Zulpan.

Di kesempatan yang sama Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menambahkan, sebelumnya bentrokan tersebut terjadi antara dua kelompok massa di sebuah kafe di Jalan Terusan Rasuna Said, Mampang, Jakarta Selatan sekira pukul 19.00 WIB, Senin (17/10/2022). ungkap Hengki.

Bentrokan diduga akibat adanya perebutan lahan yang dilakukan kedua kelompok tersebut.

“Kemudian diadakan pertemuan antara keduanya ini melalui musyawarah dan justru terjadi pemukulan di hadapan petugas,” jelas Kombes Hengky.

Akibat keadaan itu, polisi pun kata Hengky langsung mengamankan 43 orang dari kedua kelompok tersebut.

Penetapan tersangka dan penahanan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tersebut sebagai bentuk keseriusan petugas menindak aksi premanisme di Ibu Kota dan sekitarnya.

”Main hakim sendiri atau eigenrichting tidak dibenarkan apalagi dengan mengerahkan massa. Sejatinya ini menjadi peringatan, bahwa segala bentuk premanisme akan kami tindak tegas,” tutup Hengky

Jurnalis | Wahyu Widodo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *